Muchdi, pemilik salah satu kios di Pasar Anyar membenarkan hal tersebut.
Penolakan relokasi terjadi, katanya, karena tidak adanya komunikasi yang baik dari Pemkot Tangerang dengan pedagang.
“Sebenarnya para pedagang sangat mendukung adanya revitalisasi Pasar. Apalagi kegiatan tersebut merupakan program nasional untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” paparnya.
Hanya saja, tuturnya, permintaan ganti rugi mereka sebelum t direlokasi tidak dengar oleh Pemkot Tangerang.
Selain itu, ungkapnya, relokasi harus di satu titik, mengingat langganan antara satu pedagang dengan lainnya saling berkaitan.
“Biasanya pelanggan kain di salah satu kios, juga menjadi pelanggan ikan atau sayuran di salah satu kios juga di pasar itu,” ujarnya
Berdasarkan pantauan di lokasi, selain melakukan penutupan di sejumlah akses menuju Pasar Anyar, ratusan petugas gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan penjagaan di sekitar Pasar Anyar tersebut. Sehingga suasana di pasar itu tampak tegang. (Cak)















