Penolakan Relokasi Pasar Anyar Tangerang Semakin Memanas

Terjadi Perang Spanduk Penolakan Relokasi di Pasar Anyar

Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Relokasi pedagang Pasar Anyar semakin memanas.

Para pedagang secara terang-terangan menolak relokasi tersebut dengan cara demo dan membentangkan spanduk penolakan relokasi di sejumlah titik Pasar.

Hal itu terjadi setelah Pemda Kota Tangerang memasang spanduk pemberitahuan kepada pembeli bahwa pedagang Pasar Anyar di pindahkan ke Plaza Shinta dan Metropolis mulai Rabu 24 Januari 20204, di gerbang dan sejumlah titik pasar.

BACA JUGA

Sementara spanduk warna putih pedagang berbunyi “Pedagang akan tetap berdagang di Pasar Anyar Sampai Tahun 2026, apabila tuntutan pedagang tidak dipenuhi oleh Perumda Pasar”.

Para pedagang memasang spanduk-spanduk itu, setelah mereka mengadakan pertemuan sesama pedagang di dalam pasar.

Bahkan mereka juga sempat melakukan orasi terkait penolakannya

“Kami melakukan ini, karena untuk pedagang yang menempati kios punya perjanjian kontrak dengan Perumda Pasar Kota Tangerang berjualan di Pasar Anyar hingga tahun 2026,” kata Kosim pedagang kopi yang sejak tahun 2002 menempati kios di bagian depan pasar.

Karenanya, tambah dia, para pedagang sebelum direlokasi meminta ganti rugi dari pengelola pasar atau Pemda Pasar Kota Tangerang. Namun tuntutan itu tidak ditanggapi.

“Sebenarnya kami mendukung adanya revitalisasi pasar, asalkan keinginan kami juga didengar,” tandasnya.

Selain itu, lanjutnya, para pedagang juga berharap agar relokasi ditempatkan di satu titik di sekitar Pasar, seperti Jalan Ahmad Yani atau kisamaun yang selama ini ditempati PKL, bukan di Plaza Shinta atau Mal Metropolis.

Sebab, sambungnya, sejak Plaza Shinta dan Mal Metropolis berdiri sepi pengunjung, sehingga para pedagang di lokasi tersebut banyak yang tutup karena bangkrut.

Muchdi, pemilik salah satu kios di Pasar Anyar membenarkan hal tersebut.

Penolakan relokasi terjadi, katanya, karena tidak adanya komunikasi yang baik dari Pemkot Tangerang dengan pedagang.

“Sebenarnya para pedagang sangat mendukung adanya revitalisasi Pasar. Apalagi kegiatan tersebut merupakan program nasional untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” paparnya.

Hanya saja, tuturnya, permintaan ganti rugi mereka sebelum t direlokasi tidak dengar oleh Pemkot Tangerang.

Selain itu, ungkapnya, relokasi harus di satu titik, mengingat langganan antara satu pedagang dengan lainnya saling berkaitan.

“Biasanya pelanggan kain di salah satu kios, juga menjadi pelanggan ikan atau sayuran di salah satu kios juga di pasar itu,” ujarnya

Berdasarkan pantauan di lokasi, selain melakukan penutupan di sejumlah akses menuju Pasar Anyar, ratusan petugas gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan penjagaan di sekitar Pasar Anyar tersebut. Sehingga suasana di pasar itu tampak tegang. (Cak)

BERITA LAINNYA

  • All
  • TANGERANG RAYA

Perempuan Tak Bisa Keluar dari Daycare Tangsel, Polisi Dalami Dugaan Penguncian

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Perempuan tak bisa keluar dari daycare Tangsel memicu penyelidikan Polsek Ciputat Timur setelah laporan masuk melalui Call Center 110 Polri pada Senin (20/7/2026) malam. Laporan perempuan tak bisa keluar dari daycare Tangsel membawa personel piket fungsi Polsek Ciputat Timur ke sebuah bangunan di Jalan Cendrawasih V No. 134, Kelurahan Sawah Baru, […]

Anggota TNI AD Tewas di Kelapa Dua Tangerang, Polisi Temukan Sejumlah Luka Tusuk

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Kasus anggota TNI AD tewas di Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Banten menyita perhatian masyarakat. Prajurit Dua (Prada) Arif Budi Sampurna ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Minggu, (19/7/2026). Korban merupakan personel Yon TP 804/Nabire yang menjalankan tugas bantuan personel di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Warga menemukan jasad […]

Kemarau Panjang di Kabupaten Tangerang, Pemkab Siaga Kebakaran

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Kemarau panjang di Kabupaten Tangerang Banten, menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Tangerang saat apel pagi di Lapangan Raden Arya Yudhanegara, Tigaraksa, Senin, (20/7/2026). Asisten Daerah III Bidang Hukum, Administrasi, dan Umum, Firzada Mahalli, memimpin apel sekaligus menyampaikan sejumlah arahan kepada seluruh aparatur sipil negara. Firzada mengawali arahannya dengan mengapresiasi keberhasilan Kafilah Kabupaten […]

Kebakaran Gudang di Benda Tangerang, Brimob Bantu Padamkan Api

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Kebakaran gudang di Benda Kota Tangerang Banten, tepatnya di Jalan Perancis, menghanguskan tiga bangunan pergudangan, Minggu, (19/7/2026). Personel Satbrimob Polda Metro Jaya bergerak cepat membantu proses pemadaman hingga situasi kembali terkendali. Api mulai muncul sekitar pukul 18.27 WIB. Petugas akhirnya menguasai kobaran api sekitar pukul 23.00 WIB setelah bekerja selama lebih dari […]

Larangan Pungli Damkar Tangsel Diperketat, Petugas Minta Uang Terancam Putus Kontrak

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Larangan pungli Damkar Tangsel semakin diperketat. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan, Ahmad Dohiri, menegaskan seluruh layanan penyelamatan wajib bebas pungutan. Setiap petugas harus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat tanpa meminta imbalan dalam bentuk apa pun. Selain itu, larangan pungli Damkar Tangsel berlaku untuk seluruh personel tanpa pengecualian. Ahmad […]

Jual Obat Keras Tanpa Izin, Pria Asal Sepatan Tangerang Diciduk Polisi

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Kasus jual obat keras tanpa izin kembali terungkap di Kabupaten Tangerang. Satresnarkoba Polresta Tangerang menangkap AIS, 32 tahun, warga Desa Pondok Jaya, Kecamatan Sepatan, pada Kamis, 16 Juli 2026. Penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas peredaran obat keras di wilayah tersebut. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan tersangka beserta barang […]