Ciputat, HALOBANTEN.COM – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) benyamin Davnie menekankan kepada masyarakat agar tidak boleh ada kekerasan terhadap perempuan dan anak khususnya di Kota Tangsel.
Menurut Benyamin Davnie, perempuan di Indonesia khususnya di Tangerang Selatan harus mendapatkan kesempatan dan akses yang sama di seluruh bidang kehidupan.
“Jadi segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak harus dihentikan dan tidak boleh lagi terjadi di Tangsel. Kemudian, partisipasi dan keterlibatan perempuan juga dalam seluk beluk kehidupan public di Tangsel harus semakin meningkat,” tegas Benyamin Davnie saat menghadiri peringatan Hari Ibu tingkat Kota Tangerang Selatan, di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel Jalan Raya Maruga Serua Ciputat, Kamis (21/12/2023).
Bahkan perempuan harus juga memperoleh akses yang semakin baik dalam hal pelayanan pendidikan maupun kesehatan serta penghidupan yang lebih baik. “Terlebih Ibu-ibu hamil, mereka wajib mendapatkan gizi yang cukup agar angka stunting di Tangsel bisa ditekan,” imbuhnya.
Menurutnya, itu penting karena perempuan merupakan pilar utama dalam membangun pondasi yang kuat terutama bagi pertumbuhan dan perkembangan berkelanjutan. “Makanya, akses yang tidak merata, diskriminasi dan ketidakadilan tidak boleh lagi terjadi di Kota Tangerang Selatan,” tegas dia.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tangerang Selatan, Tini Indrayanti Davnie menambahkan perayaan Hari Ibu jangan hanya dilakukan secara simbolis, tapi berbagai langkah nyata juga harus dilakukan oleh berbagai organisasi perempuan yang ada di Tangsel.
Menurutnya, perempuan adalah motor penggerak keberhasilan pembangunan, baik masa kini maupun di masa mendatang. “Perempuan berdaya adalah perempuan yang mampu mengidentifikasi potensi dirinya sendiri, dan mengaktualisasikan segala kemampuan yang ada untuk masyarakat,” tuturnya.
(Red)















