Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Suasana jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terasa senyap.
Hingga saat ini hanya baru terlihat petahana Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan saja yang wara-wiri menggalang dukungan untuk kembali maju sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel.
Benyamin – Pilar yang diusung kembali oleh Partai Golkar terus gencar blusukan ke sejumlah partai politik, mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel melalui penjaringan.
Pilkada Tangsel 2024 ini pun menimbulkan banyak pertanyaan. Di antaranya adalah kemungkinan petahana melawan kotak kosong?
Terlebih, Petahana Benyamin Davnie – Pilar Saga Ichsan yang didukung partai Golkar secara historis selalu keluar sebagai pemenang dalam 4 kali perhelatan Pilkada Wali Kota Tangerang Selatan.
“Mungkin ini yang membuat sebagian orang timbul pertanyaan akankah petahana Ben-Pilar melawan kotak kosong?” kata Zarkasih Tanjung, dari LSM Arus Bawah Tangsel, kepada halobanten.com.
Jika ini terjadi, kata Tanjung, maka akan menjadi sinyalemen buruknya demokrasi di Tangerang Selatan dan lemahnya pengkaderan di tingkatan partai politik yang ada.
Padahal, Kota Tangerang Selatan dihuni oleh banyak elit politik dan kaum intelektual yang mana fenomena kotak kosong akan menjadi catatan buruk bagi pengembangan demokrasi di Tangerang selatan.
Karenanya, publik harus memberikan tekanan-tekanan kepada partai politik untuk dapat memunculkan lawan bagi petahana agar tidak timbul apatisme di kalangan warga Tangerang selatan.
PKS sebagai partai dengan anggota dewan terbanyak ke 2 hasil Pemilu 2024















