Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang mengerahkan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgana) ke lokasi banjir di Perumahan Bandara Mas, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten.
Selain itu juga menurunkan satu unit ambulance dan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir hingga ketinggian air mencapai 100 Cm
“Begitu mendapat laporan, kami langsung menerjunkan
Satgana lengkap dengan ambulance serta perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Perumahan Bandara Mas,”
kata Ketua PMI Kota Tangerang, Oman Jumansyah, Rabu (29/1/2025).
Selain melakukan evakuasi, lanjutnya, PMI Kota Tangerang juga membuka Posko Siaga Bencana 24 jam sebagai langkah antisipasi terhadap dampak bencana hidrometeorologi.
Di posko itu, sambungnya, berbagai fasilitas disediakan, seperti peralatan kesehatan, evakuasi banjir dan lainnya.
“Kota Tangerang telah menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi sejak akhir 2024 lalu,” ungkapnya.
Tujuannya, imbuh Oman sebagai langkah penanggulangan bencana dengan cara membuka posko yang beroperasi selama 24 jam untuk menerima laporan dari masyarakat.















