Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Ratusan buruh yang tergabung dalam Konferensi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berangkat menuju Jakarta untuk menyampaikan aspirasi di Hari Buruh 2024.
Buruh asal Tangsel tersebut berasal dari PT Pratama Abadi Industri, Indah Kiat, dan PT Surya Toto Indonesia yang menuju titik kumpul di Patung Kuda, Jakarta.
Sekretaris Jenderal KSPSI Tangsel, Nurman menerangkan, pihaknya menyampaikan 4 tuntutan yang telah terkoordinasi oleh KSPSI Pusat.
“Pertama keluarkan klaster ketenagakerjaan dari Undang-undang nomor 6 tahun 2023 tentang Cipta Kerja,” ujarnya.
Pada tuntutan kedua, Nurman menjelaskan, untuk memberlakukan kembali upah sektoral yang telah dihentikan usai Undang-undang Cipta Kerja keluar pada tahun 2023.
Menurutnya, upah sektoral pada pekerjaan berat seperti sifatnya kimia, energi dan pertambangan sangat perlu.
“Sebenarnya semua berhak akan upah sektoral daripada upah yang telah diatur oleh pemerintah,” jelasnya.
Kemudian, tuntutan ketiga untuk mencabut Peraturan Pemerintah nomor 51 tahun 2023 tentang pengupahan.
Dalam pengupahan, dijelaskan Nurman, perlu index pertumbuhan ekonomi data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang membuat kenaikan upah sangat rendah.















