Ritual Diduga Ajaran Sesat Gegerkan Warga Cisoka, Bacaan Istighfar Dibalik

Setelah mendengarkan saran dari tokoh agama dan MUI, ALY pun akhirnya melakukan klarifikasi.

ALY menyadari bahwa ritual tersebut tidak sesuai dengan kaidah Islam.

“Setelah mendengar saran, ALY pun bersedia untuk menghentikan kegiatan tersebut,” kata Encep.

BACA JUGA

Setelah dilakukan rapat koordinasi, Forkopimcam lalu Kembali menuju ke rumah ALY untuk melakukan pembongkaran tiga bangunan mirip kuburan yang ada di dalam rumah yang ternyata makam palsu.

“Kita melihat langsung tempat ritualnya seperti apa, dan memang benar di situ ada makan, tetapi bukan makam sungguhan,” kata Encep.

“Dengan kesadarannya, ALY bersama keluarga melakukan pembongkaran makam tersebut,” sambungnya.

Tidak hanya melakukan pembongkaran makam palsu, ALY juga membuat klarifikasi permintaan maaf kepada warga terkait beredarnya video itu dan dia menyadari apa yang di lakukannya melanggar kaidah Islam.

Dari hasil klarifikasi ALY terungkap bangunan yang menyerupai makam itu hanya untuk mengingatkan dirinya akan kematian.

Sementara itu ALY juga menjelaskan bahwa anjing yang ada video hanya peliharaannya.

ALY juga membantah isu apabila makin banyak dijilat oleh anjing miliknya akan makin banyak mendapat rezeki.

Dia menjelaskan anjing hitam itu hewan peliharaan biasa.

Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Cisoka, KH Juhri menjelaskan setelah mendengarkan keterangan ALY, pihaknya menyatakan bahwa kegiatan ritual tersebut tidak ada yang menyimpang.

“Dari kemarin ke sana itu tidak ada yang menyimpang, hanya biasa saja, hanya ketidaktahuan saja, sudah kami luruskan,” ujarnya.

“Dia (ALY,Red) pun sudah menerima dan meminta bimbingan kepada kami. InsyaAllah MUI akan membimbingnya,” ujarnya.

KH Juhri sendiri mengaku baru tahu kemarin. “Ini tidak sesat, tidak ada nama aliran. Yang saya kurang tahu sudah berapa lama dia melakukan itu, yang jelas saya baru menerima informasinya kemarin,” tambah Juhri.

BERITA LAINNYA

Next Post