personel Polsek Kresek, sembilan personel Basarnas, serta tiga anggota Satpol PP Kecamatan Kresek.
Menurut Indra Waspada, tim pencari masih terus bekerja dengan fokus utama pada area sekitar lokasi kejadian dan sepanjang aliran sungai.
Kondisi lapangan menghadirkan sejumlah tantangan, antara lain debit air tinggi, arus deras, serta banyaknya ranting dan bambu yang menghambat penyisiran.
“Kami tetap melanjutkan pencarian santri Pondok Pesantren Nadhlatul Ulum Kresek yang tenggelam dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel,” jelasnya.
Kapolresta Tangerang juga menyampaikan rasa empati dan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia mengimbau masyarakat sekitar agar tetap tenang serta membantu tim pencarian dengan memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Sebagai pusat layanan informasi, Basarnas membuka Posko Informasi di Balai Warga Desa Renged. Masyarakat dapat menyampaikan informasi melalui nomor 0813-1606-9077.
Polresta Tangerang menegaskan komitmen untuk terus melakukan pengamanan, pendampingan, serta koordinasi lintas instansi hingga proses pencarian santri Pondok Pesantren Nadhlatul Ulum Kresek yang tenggelam tersebut mencapai hasil akhir.
(Jek/Red)















