Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel), Banten, terus mempercepat langkah dalam mengatasi persoalan sampah yang kian mendesak. Salah satu upaya nyata yang kini sedang proses finalisasi adalah kerja sama pemanfaatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di wilayah Kabupaten Pandeglang.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menyampaikan bahwa proses kerja sama ini telah memasuki tahap pembahasan intensif bersama panitia khusus (pansus) dan di jadwalkan final pada 23 Juli 2025. “Pansus sudah mulai jalan, targetnya 23 Juli finalisasi, dan kami harap TPA Pandeglang bisa mulai kita gunakan pada Agustus,” kata Pilar, Senin (21/7/2025).
Ia menekankan bahwa lokasi TPA di Pandeglang telah mengantongi izin resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta memang untuk pengelolaan sampah oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang.
“Pandeglang sudah punya izin resmi dari KLHK, dan memang lahannya untuk pengelolaan sampah. Itu sebabnya kami tertarik menjalin kerja sama,” jelas Pilar.
Seiring keterbatasan lahan di Kota Tangerang Selatan, Pilar mengungkapkan bahwa Pemkot tidak bisa lagi mengandalkan sistem sanitary landfill seperti sebelumnya.
Oleh karena itu, selain menggandeng TPA Pandeglang untuk solusi jangka pendek, Pemkot juga tengah menyusun rencana pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) untuk kebutuhan jangka panjang.
Koordinasi Lintas Wilayah Rumit
Pilar juga mengakui bahwa persoalan pengelolaan sampah tidak hanya terjadi di Tangerang Selatan, tetapi juga meluas hingga Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan sejumlah daerah lain di Jawa Barat. “Banyak daerah lain menghadapi masalah yang sama. Koordinasi lintas wilayah dan antarprovinsi memang cukup rumit, karena proses birokrasinya panjang,” ujarnya.
Menindaklanjuti arahan Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar langsung melakukan kunjungan ke Kabupaten Pandeglang dan berdialog dengan Wakil Bupati. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mencapai kesepakatan yang mengatur kompensasi serta komitmen terhadap penanganan dampak lingkungan.
“Saya langsung bertemu Wakil Bupati Pandeglang. Mereka menyambut baik, asalkan ada kontribusi biaya dan tanggung jawab terhadap dampak lingkungan. Kita sudah lakukan negosiasi dan wali kota sudah menyetujui nilainya,” papar Pilar.
Jika semua proses berjalan sesuai rencana, Tangerang Selatan akan segera mengalihkan sebagian pembuangan sampah ke TPA Pandeglang. Ia meyakini langkah ini mampu mengurangi tekanan terhadap sistem pengelolaan sampah kota yang saat ini sudah melewati kapasitas. (Alif/Jek/Red)















