Tangerang, HALOBANTEN.COM – Masih ingat dengan insiden tawuran di Kampung Dangdang, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten, yang menewaskan seorang warga sekitar delapan bulan yang lalu tepatnya September 2024?
Kasus itu kini memasuki babak baru setelah Unit Reskrim Polsek Cisauk berhasil menangkap dua orang terduga pelaku.
Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya mengungkapkan, tawuran berdarah di Kampung Dangdang, Cisauk ini bermula pada Sabtu, 14 September 2024 sekitar pukul 03.00 WIB.
Saat itu, Polsek Cisauk menerima laporan bahwa ada seorang warga dalam kondisi luka sobek di bagian perut dan telah berada di RS Selaras.
Lalu petugas piket fungsi Polsek Cisauk segera meluncur ke tempat kejadian perkara serta RS Selaras.
Korban yang menjalani penanganan medis di RS Selaras tampak dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Kemudian, sekitar pukul 04.30 WIB, korban dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Namun setelah menjalani perawatan intensif selama 10 hari, korban akhirnya menghembuskan napas terakhir pada Selasa, 24 September 2024 sekitar pukul 09.00 WIB.
Pihak rumah sakit kemudian melakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Dari hasil penyelidikan Unit Reskrim Polsek Cisauk, terungkap bahwa korban meninggal dunia akibat luka sabetan senjata tajam.
Berdasarkan keterangan para saksi, polisi mengantongi beberapa nama terduga pelaku.
Antara lain, AR alias P, MRS alias R, N alias H, MH alias P, serta pelaku lainnya yang masih dalam pencarian.
Polisi langsung memburu para terduga pelaku dengan menyisir tempat tinggalnya, namun yang dicari sudah kabur.
Buron Delapan Bulan
Setelah menjadi buronan selama sekitar delapan bulan, pada Jumat (09/5/2025), Unit Reskrim Polsek Cisauk akhirnya berhasil meringkus dua terduga pelaku.
Keduanya diamankan di tempat persembunyian masing-masing sekitar pukul 02.00 WIB.
Pelaku AR alias P (21), diamankan di wilayah Serpong. Sementara MH alias P (15), ditangkap di daerah Rumpin, Kabupaten Bogor.
Keduanya kemudian dibawa ke Polsek Cisauk untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Saat ini, Unit Reskrim Polsek Cisauk masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap terduga pelaku lainnya yang belum tertangkap.
(Alif/Jek/Red)















