Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Polres Tangsel memperkuat pencegahan tawuran dan narkoba melalui sambang, Cooling System, serta Police Go to School. Pencegahan tawuran dan narkoba tersebut menyasar pemuda dan pelajar melalui edukasi kamtibmas serta komunikasi langsung.
Langkah itu berlangsung melalui kegiatan Bhabinkamtibmas Kelurahan Cisauk bersama para pemuda, Minggu (30/8/2026).
Bhabinkamtibmas Kelurahan Cisauk Aiptu Sakbani menyambangi pemuda Kampung Cisauk Sinyal RT 04/03, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.
Sakbani berdialog dengan para pemuda sekaligus menyampaikan sejumlah pesan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.
Polres Tangsel Ingatkan Pemuda Bijak Bermedia Sosial
Dalam kesempatan tersebut, polisi mengajak pemuda menyikapi informasi media sosial secara bijak.
Pemuda juga diminta memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya kepada masyarakat.
Selain itu, polisi mengingatkan pemuda agar tidak terpancing isu yang dapat memicu keresahan maupun konflik.
Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya mengatakan, pemuda memiliki peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan.
Karena itu, polisi mengajak pemuda menjauhi narkoba dan menolak segala bentuk aksi tawuran.
“Para pemuda diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” kata Dhady, Senin (31/8/2026).
Menurut Dhady, sambang dan Cooling System menjadi sarana membangun komunikasi antara polisi dan masyarakat.
Komunikasi langsung tersebut juga membantu polisi mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
“Sambang dan Cooling System diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas,” ujarnya.
Police Go to School Sasar Pelajar
Sementara itu, Polsek Pagedangan menjalankan program Police Go to School melalui Cegah Tawuran Antar Pelajar (CETAR).
Kegiatan tersebut berlangsung di SMAN 22 Kabupaten Tangerang, Bumi Puspitek Asri, Desa Pagedangan, Senin (31/8/2026).
Waka Polsek Pagedangan Iptu Febri Andika bersama Bhabinkamtibmas Desa Pagedangan Aipda Sukma memimpin kegiatan tersebut.
Polisi memberikan edukasi kepada siswa mengenai bahaya tawuran, kenakalan remaja, serta penyalahgunaan narkoba.
Kapolsek Pagedangan AKP Galan Adid Dharmawan mengatakan, pembinaan juga melibatkan pihak sekolah.
Menurut Galan, sekolah berperan penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman bagi pelajar.
Polisi juga mengimbau sekolah memberikan pemahaman terkait risiko mengikuti aksi unjuk rasa tanpa pendampingan.
Galan menegaskan, sinergi polisi, sekolah, guru, dan orang tua menjadi kunci pencegahan gangguan keamanan.
“Melalui program CETAR dan Cooling System, kami ingin membangun kesadaran siswa untuk menjaga pergaulan,” kata Galan.
Ia juga mengajak pelajar menjauhi tawuran dan narkoba serta menjaga keamanan lingkungan sekolah.
(LIF)

























