News » POLITIK » POLITIK » Halaman 2

Teguh Ista’al Nahkodai Partai Golkar Kota Serang Melalui Musda IV, Fokus Dua Hal Utama

Serang, HALOBANTEN.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Serang mengadakan Musyawarah Daerah (Musda) IV pada Senin, 24 November 2025. Hasilnya, anggota DPRD Banten, Teguh Ista’al, mendapatkan kepercayaan penuh terpilih secara aklamasi untuk memimpin DPD Golkar Kota Serang periode mendatang.

Setelah Musda, Ketua DPD Golkar Banten, Andika Hazrumy, menyampaikan bahwa penunjukan Teguh Ista’al membawa mandat krusial, yaitu melaksanakan penguatan struktur internal partai secara menyeluruh. Anggota DPRD Provinsi Banten ini kini akan menakhodai Golkar Kota Serang dengan fokus utama pembenahan mesin partai.

Prioritas Utama Teguh Ista’al

Andika Hazrumy menegaskan bahwa tugas pertama Teguh Ista’al sebagai Ketua Golkar Kota Serang adalah segera membentuk kepengurusan yang solid dan efektif. Andika menekankan momen ini tepat untuk membenahi mesin partai dengan menyaring kader secara ketat berdasarkan rekam jejak dan kualitas.

BACA JUGA

“Pesan saya tadi sudah jelas, perkuat internal partai untuk menyusun kepengurusan ke depan. Kepengurusan mengharapkan kader-kader yang mau bekerja, memiliki komitmen, dan punya loyalitas dalam Partai Golkar,” ujar Andika.

Andika menjelaskan, hasil dari Pemilu Legislatif dan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) sebelumnya menjadi alat evaluasi, atau membentuk “seleksi alam,” untuk memilah kader yang layak menempati struktur kepengurusan. Kader yang sudah menunjukkan kerja nyata, komitmen, dan kemauan bekerja akan masuk dalam kepengurusan. Tujuannya agar kepengurusan Golkar Kota Serang ke depan menjadi lebih solid.

Fokus Kerja Politik Golkar Kota Serang

Lebih lanjut, Andika Hazrumy menyampaikan bahwa kerja politik Golkar Kota Serang ke depan tidak hanya menitikberatkan pada kerja sosial, tetapi berfokus pada dua hal utama.

Pengawalan Program Nasional: Golkar mengawal dan mensukseskan program-program Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Pengawalan Pembangunan Daerah: Golkar memastikan perannya menonjol dalam mengawal pembangunan di Banten, khususnya di Kota Serang, agar program-program yang pro-rakyat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami tidak muluk-muluk untuk menambah kursi atau apa, yang penting bagaimana peran Golkar memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat,” tegasnya.

Penekanan pada soliditas internal menunjukkan respons Golkar Kota Serang terhadap dinamika politik yang semakin ketat. Andika berharap pembenahan struktural ini menjadikan mesin partai lebih tangguh dalam menghadapi kontestasi mendatang.

Ketiadaan Kepala Daerah dan Kekuatan Non-Struktural

Andika menyoroti kondisi politik Kota Serang yang saat ini belum memiliki kepala daerah berasal dari Partai Golkar. Situasi ini, menurutnya, harus menjadi cambuk dan motivasi bagi kader Golkar Kota Serang untuk bekerja lebih keras, bukan menyebabkan pelemahan.

“Saat ini di Kota Serang tidak ada kepala daerah dari Partai Golkar. Hanya Ketua DPRD yang menjadi tulang punggung representasi Golkar di pemerintahan daerah. Ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras, bukan melemah,” ungkapnya.

Andika juga menjelaskan dinamika politik saat ini sudah jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pola kompetisi politik tak lagi berada semata-mata pada ranah partai atau figur calon, tetapi dipengaruhi faktor non-struktural yang tidak tampak namun kuat dalam proses elektoral. Golkar Kota Serang perlu mengantisipasi hal ini.

Musda tahun ini, menurut Andika, bukan sekadar ajang memilih ketua baru untuk Golkar Kota Serang, tetapi juga momentum evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan langkah partai setelah menghadapi Pemilu Legislatif dan Pilkada.

Kepengurusan Teguh Ista’al memiliki tugas berat. Ia harus memperkuat struktur organisasi, membangun loyalitas kader, serta menyiapkan strategi pemenangan berbasis data dan perkembangan politik terbaru.

Andika juga memberikan target konkret, yaitu memastikan minimal 20 persen warga yang memiliki kedekatan dengan Partai Golkar mempunyai Kartu Tanda Anggota (KTA). Langkah ini penting untuk mengelola basis pemilih internal Golkar Kota Serang secara sistematis.

Selain struktur kepartaian, Andika memberikan pesan khusus kepada anggota fraksi Golkar agar menjaga etika politik dan tetap dekat dengan masyarakat.

“Situasi saat ini sensitif. Kesalahan kecil menjadi persoalan besar. Jadi, bekerjalah yang rapi, yang benar, dan tetap dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Menjelang Pemilu 2029, Andika juga mengingatkan bahwa sistem pemilu berpotensi menggunakan kembali proporsional tertutup. Karena itu, ia meminta para kader Golkar Kota Serang mulai membangun komunikasi, konsolidasi, dan jaringan sejak sekarang, tidak menunggu waktu mendekati pemilihan.

(Jek/Red)

BERITA LAINNYA