“Kami berharap tema tersebut dapat menjadi energi bagi kinerja seluruh pengelola keuangan, baik di pemerintah pusat atau daerah maupun lembaga pemerintah lainnya dalam meningkatkan akuntabilitas kinerja dan keuangan secara simultan,” ujarnya.
Hadiyanto juga menjelaskan Rakernas tahun ini salah satunya bertujuan untuk memberikan apresiasi atas raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih oleh, kementerian, lembaga dan pemda, atas capaian WTP lebih dari 5 kali, 10 kali dan 15 kali, secara berturut-turut.
Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menekankan bahwa aspek akuntabilitas pengelolaan keuangan sangat penting dalam rangka menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Sri Mulyani mengucapkan terima kasih kepada seluruh kementerian, lembaga dan pemerintah daerah atas prestasi luar bisa yang telah diraih.
Menurut Sri Mulyani, luar biasa tersebut karena dampak Covid-19 yang begitu hebat, tidak membuat kementerian, lembaga dan pemerintah daerah menyerah, namun terus berusaha secara optimal, khususnya dalam menampilkan hasil kinerja pengelolaan keuangan yang baik dan akuntable. “Kita tidak boleh berpuas diri dan terlena dengan prestasi, meskipun luar biasa prestasi yang diraih bapak/ibu sekalian. Karena tantangan hari ini dan kedepan, akan lebih rumit dan tidak mudah,” tandasnya. (JEK)















