Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelematan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengadakan pertemuan kedua dalam rangka Perekrutan dan Pembentukan Relawan Damkar (Redkar) di 54 Kelurahan, pada Selasa (11/6/2024).
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para Ketua Redkar dalam memimpin dan menggerakkan anggotanya, serta memberikan edukasi tentang pencegahan kebakaran.
Menurut Kepala Damkar dan Penyelamatan Tangsel, Ahmad Dohiri, dalam pertemuan tersebut disampaikan tiga materi penting, yaitu, meningkatkan kemampuan Ketua Redkar dalam memimpin dan mengelola anggotanya secara efektif.
Memberikan pemahaman tentang hak dan kewajiban para Redkar sebagai relawan yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan.
Edukasi Pencegahan Kebakaran dari PLN Serpong, mengingat 70 persen kasus kebakaran di Tangsel disebabkan oleh korsleting listrik, PLN Serpong hadir untuk memberikan edukasi tentang keselamatan kelistrikan kepada para Redkar.
Dohiri berharap dengan edukasi ini, para Redkar dapat mentransformasikan ilmu yang diperoleh kepada anggotanya dan masyarakat luas.
Upaya pencegahan kebakaran pun akan semakin gencar dilakukan dengan program sosialisasi kepada masyarakat melalui stiker yang berisi pesan-pesan pencegahan kebakaran, seperti, hindari penggunaan listrik berlebihan dan periksa instalasi listrik secara berkala.
“Jangan membuang sampah atau puntung rokok sembarangan, jangan membakar sampah sembarangan, jangan menumpuk colokan listrik, jangan meninggalkan kompor saat memasak,” imbuhnya.
Penyebaran stiker dan sosialisasi akan dilakukan oleh para Redkar di wilayahnya masing-masing.
Dengan sinergi antara Damkar, PLN Serpong, dan Redkar, diharapkan angka kebakaran di Tangsel dapat ditekan seminimal mungkin. (Alif/Red)















