Serang, HALOBANTEN.COM — Menjelang periode Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran mobilitas pengguna jalan di Ruas Tol Tangerang-Merak.
Kesiapan infrastruktur dan peningkatan kapasitas layanan menjadi fokus utama demi menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar selama momen Nataru.
Potensi kenaikan volume kendaraan pada Tol Tangerang-Merak selama Nataru mendorong Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak untuk memperkuat aspek konstruksi jalan.
Perusahaan melaksanakan program perawatan perkerasan melalui rekonstruksi dan pelapisan ulang aspal. Metode yang ia gunakan dengan cara scrap, fill, and overlay (SFO) pada sejumlah titik, baik jalur menuju Jakarta maupun arah Merak.
Pekerjaan tersebut telah berlangsung sejak beberapa bulan sebelumnya
Tujuannya agar kondisi ruas tol tetap mantap dan laik operasi saat arus lalu lintas meningkat.
Peningkatan layanan juga menyasar sektor transaksi. Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak menyiapkan tambahan 27 unit Mobile Reader. Selain itu, tersedia pula sembilan Gardu Tandem yang beroperasi secara situasional pada gerbang tol dengan potensi kepadatan tinggi.
Seluruh sistem transaksi memperoleh dukungan dari 15 personel layanan dan teknisi sistem tol yang siaga penuh selama 24 jam. Pada sisi pengaturan lalu lintas, petugas operasional bertugas secara optimal. Pihaknya juga menjalin koordinasi intensif bersama Kepolisian Jalan Raya, kepolisian wilayah, dan Dinas Perhubungan. Koordinasi ini untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di Tol Tangerang-Merak selama Nataru.
Direktur Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak, Rinaldi, menyampaikan bahwa optimalisasi fasilitas Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) juga menjadi perhatian utama perusahaan.
“Kami memastikan seluruh rest area pada Tol Tangerang-Merak siap melayani pengguna jalan selama Nataru. Termasuk pengaturan kapasitas parkir yang dapat kita buka secara fleksibel serta ketersediaan fasilitas pendukung seperti toilet gratis, SPBU, dan sarana ibadah agar perjalanan berlangsung lebih nyaman,” ujar Rinaldi.
Berdasarkan proyeksi perusahaan, pihaknya memprediksi lalu lintas harian rata-rata (LHR) pada periode Nataru 2025/2026 di Tol Tangerang-Merak meningkat sekitar tiga persen dari periode Nataru tahun sebelumnya.
Ia memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 19 Desember 2025 dan 24 Desember 2025. Sementara itu, perkiraan puncak arus balik berlangsung pada 4 Januari 2026.
Hindari Waktu Puncak Arus Mudik, Wisata dan Balik
Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak turut mengimbau pengguna jalan agar menyusun rencana perjalanan secara matang selama Nataru. Pengguna tol diharapkan menghindari waktu puncak















