News » TANGERANG RAYA » TANGERANG RAYA

Truk Angkutan Sampah di TPA Cipeucang Dipaksa “Balik Kanan”, Begini Kata Kadis LH Tangsel

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Puluhan warga menggelar aksi demo memprotes aktifitas pembuangan sampah ke TPA Cipeucang Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Dalam aksi yang berlangsung Senin (22/12/2025) malam mulai sekitar pulul 19.30 itu, warga juga memblokade akses menuju lokasi tempat pemrosesan akhir sampah tersebut.

Bahkan sejumlah kendaraan yang mengangkut sampah dan sudah masuk dan menurunkan sampahnya ke TPA Cipeucang dipaksa mengangkut kembali sampahnya ke bak truk. Tak cukup sampai di situ, warga juga mengusir beberapa truk angkutan sampah tersebut keluar dari TPA Cipeucang.

Warga juga mempertanyakan kendaraan truk sampah berplat nomor polisi warna kuning. Menurut informasi yang warga terima, kendaraan truk tersebut merupakan sewa dan bukan asset milik Pemkot Tangsel.

BACA JUGA

Menanggapi protes warga, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan (Dinas LH Tangsel) Bani Khosyatulloh mengatakan, terkait dengan kendaraan angkutan sampah yang DLH Tangsel gunakan saat ini adalah kendaraan pelat kuning.

Pihaknya menggunakan kendaran angkutan sampah berpelat kuning atas persetujuan para pemangku kebijakan di lingkup Pemkot Tangsel.

“Jadi ada anggarannya, kegiatan ini sewa, kemudian ada DPA-nya dan diberikan pelat kuning. Tapi di boksnya tetap kita tulis DLH Tangsel. Jadi ini peruntukan sewa untuk kendaraan pengangkut sampah,” kata Bani di hadapan para pendemo.

Buang Sampah di Malam Hari, Kadis LH: Perintah Pimpinan

Sementara, terkait dengan membuang sampah pada malam ini, DLH Tangsel melaksanakan pembuangan sampah ke TPA Cipeucang malam ini karena perintah dari pimpinan. Perintah pimpinan, Bapak Wali kota,” jelas Bani.

DLH Tangsel membuang sampah ke TPA Cipeucang pada malam hari setelah melakukan koordinasi dengan jajaran TNI dan Polri.

Warga: Kita berpuluh-puluh tahun, Pak, ngisap bau sampah

Menanggapi penjelasan Kadis LH Tangsel, salah saeorang warga mengatakan bahwa permintaan masyarakat untuk melanjutkan kegiatan pembuangan sampah karena sudah seizin TNI dan Polri.

“TNI dan Polri saya paham betul itu untuk melindungi rakyatnya! Ini TNI dan Polri untuk melindungi masyarakat, siapa? Anda? Jangan buat bikin tangan! Jangan kan masyarakat Serpong, Pak, tugas TNI-Polri itu mempertahankan Negara Republik Indonesia, Pak!” teriak warga.

“Kedua, berarti bapak-bapak ini tidak tahu apa yang sudah disepakati oleh Kepala UPT TPA Cpeucang. Sudah jelas ditandatangani. Kita berpuluh-puluh tahun, Pak, ngisap bau sampah ini. Bagaimana bapak hanya dengan kepentingan yang baru dua hari sampah numpuk di sana, bapak sudah geger? Bapak sudah ketakutan? Saya ingatkan Bapak, jabatan bapak itu ada masanya. Tapi menjadi warga sama seperti ini! Dan saya mengharapkan kepada bapak yang punya kebijakan ini, tolong tutup TPA Cipeucang. Hargailah pejabat-pejabat yang sudah tanda tangan, Pak!” tegas warga.

(Alif/Jek/Red)

BERITA LAINNYA