Genangan air setinggi lutut orang dewasa masih menyelimuti sejumlah sudut Perumahan Mutiara Pluit, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Senin pagi (26/1/2026). Di tengah kondisi itu, perahu karet berwarna oranye milik kepolisian perlahan menyusuri jalan lingkungan yang berubah menyerupai sungai kecil.
Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM — Sejak pukul 10.30 WIB, jajaran Polres Metro Tangerang Kota bergerak cepat merespons banjir yang melanda wilayah tersebut. Personel kepolisian turun langsung ke lokasi, memeriksa kondisi rumah warga, menyapa pengungsi, serta memastikan tidak ada masyarakat yang terjebak di dalam rumah.
Kegiatan tanggap darurat itu berada di bawah komando PS. Kasat Samapta Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Ubaidillah, selaku Kepala Satuan Tugas Tanggap Bencana. Bersama anggotanya, ia memastikan setiap sudut permukiman terpantau.
Perahu karet Polri menjadi sarana utama untuk menjangkau rumah-rumah yang akses jalannya terendam air. Sejumlah personel terlihat membantu warga lanjut usia dan anak-anak keluar dari rumah, sembari memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi.
Selain evakuasi, petugas juga melakukan pengecekan kondisi lingkungan untuk mencegah potensi bahaya lain, seperti arus listrik dan gangguan keamanan.
Keselamatan Warga Menjadi Prioritas
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari, menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam situasi bencana merupakan bagian dari tanggung jawab negara kepada masyarakat.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Kami hadir untuk memastikan warga terdampak banjir memperoleh bantuan secepat mungkin, baik dalam hal evakuasi maupun pengamanan lingkungan,” ujar Jauhari.
Ia menekankan bahwa personel kepolisian tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga hadir untuk






















