Tangerang, HALOBANTEN.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, menggelar refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Tangerang, Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Selasa (10/3/2026).
Agenda tersebut menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk memaparkan program kerja sekaligus perkembangan pembangunan selama setahun terakhir kepada awak media.
Pada kesempatan itu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang hadir. Ia juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada masyarakat serta berharap momentum tersebut memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan media.
Menurut Maesyal, forum tersebut bertujuan menyampaikan berbagai tugas pemerintahan yang telah berjalan selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati. Ia menilai peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
Maesyal mengingat kembali awal masa jabatannya sebagai Bupati Tangerang pada Februari 2025. Setelah pelantikan, ia mengikuti kegiatan retreat selama delapan hari, sementara Wakil Bupati menjalankan tugas kepala daerah untuk sementara waktu.
Usai kegiatan tersebut, kata dia, roda pemerintahan langsung berjalan dengan mengacu pada dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah tersusun bersama Wakil Bupati dan mendapat persetujuan DPRD Kabupaten Tangerang.
“RPJMD menjadi panduan utama dalam menjalankan program pembangunan karena memuat berbagai aspirasi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Dalam dokumen tersebut, pemerintah daerah menetapkan visi pembangunan daerah, yakni mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing. Visi tersebut kemudian diperkuat melalui sejumlah misi serta program prioritas.
Lima Program Unggulan
Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah daerah merumuskan beberapa program unggulan. Program itu mencakup peningkatan tata kelola pemerintahan, penguatan sektor pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta pengelolaan lingkungan.
Maesyal menilai lima program tersebut menjadi fokus utama karena berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Pemerintah daerah hadir bersama pemerintah pusat, provinsi, kecamatan, hingga desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara bertahap sesuai kemampuan daerah dan sumber daya yang tersedia,” katanya.
Selain memaparkan program prioritas, Maesyal juga menyampaikan sejumlah indikator pembangunan yang menunjukkan perkembangan positif selama setahun terakhir. Salah satu indikator tersebut adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tangerang.
Ia menjelaskan bahwa IPM Kabupaten Tangerang pada 2024 tercatat sebesar 76,19. Setelah satu tahun pelaksanaan program pembangunan, angka tersebut meningkat menjadi 76,74 pada 2025.
Peningkatan tersebut, menurut Maesyal, merupakan hasil kerja bersama seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang bekerja pada berbagai tingkatan organisasi.
(Lif)


























