Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Tiga orang diduga terlibat aksi ganjal ATM diamankan warga dan petugas di depan RS Buah Hati Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Kamis (30/7/2026). Peristiwa tersebut langsung menyita perhatian masyarakat setelah rekaman video penangkapan beredar luas di media sosial.
Tiga orang diduga terlibat aksi ganjal ATM itu tampak berada dalam pengawasan sejumlah orang. Video yang beredar memperlihatkan tangan ketiganya telah terikat. Setelah itu, mereka bersiap menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.
Belum diketahui identitas ketiga orang tersebut. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai kronologi lengkap maupun dugaan peran masing-masing dalam kasus tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa itu terjadi di kawasan depan RS Buah Hati Pamulang. Lokasi tersebut merupakan salah satu jalur yang ramai dilalui masyarakat setiap hari.
Video penangkapan kemudian menyebar melalui berbagai platform media sosial. Akibatnya, banyak warga memberikan tanggapan dan mempertanyakan perkembangan kasus tersebut.
Meski begitu, informasi yang beredar masih terbatas. Oleh karena itu, masyarakat sebaiknya menunggu penjelasan resmi dari pihak kepolisian agar tidak muncul informasi yang keliru.
Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan aksi ganjal ATM tersebut. Hingga berita ini terbit, aparat belum memberikan keterangan resmi mengenai jumlah barang bukti maupun kronologi penangkapan.
Selain itu, polisi juga belum menyampaikan apakah ketiga orang tersebut telah berstatus sebagai tersangka atau masih menjalani pemeriksaan awal.
Modus ganjal ATM kerap menyasar nasabah yang sedang bertransaksi. Pelaku biasanya memanfaatkan kelengahan korban ketika kartu ATM tidak dapat keluar dari mesin. Dalam kondisi tersebut, pelaku dapat berpura-pura membantu korban sambil berusaha memperoleh data penting, termasuk nomor PIN.
Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan mesin ATM, terutama di lokasi yang sepi atau minim pengawasan. Nasabah juga sebaiknya memeriksa kondisi mesin sebelum bertransaksi.
Apabila menemukan orang yang bersikap mencurigakan atau mengalami kendala saat menggunakan ATM, masyarakat sebaiknya segera menghubungi petugas bank atau melapor kepada kepolisian terdekat. Langkah cepat dapat membantu mencegah kerugian yang lebih besar.
Redaksi masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi, identitas para terduga pelaku, serta perkembangan penanganan kasus tersebut.
(LIF)























