News » TANGERANG RAYA » TANGERANG RAYA

Wanita di Benda Tangerang Tewas Tak Wajar, Polisi Tangkap Terduga Pelaku Kurang 24 Jam

Tangerang, HALOBANTEN.COM — Seorang wanita di Benda Kota Tangerang berinisial SNA tewas dalam kontrakan, lalu polisi menangkap seorang pria. Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengamankan pria berinisial KF pada Selasa, (11/8/2026). Polisi menduga KF terlibat dalam pembunuhan dan dugaan pemerkosaan terhadap korban.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan penangkapan tersebut. “Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah berhasil mengamankan satu orang pelaku,” kata Budi, Selasa.

Polisi masih merahasiakan identitas lengkap KF serta proses penangkapan pria tersebut. Penyidik kini memeriksa KF untuk mengungkap seluruh rangkaian perkara dan mencari motif kejahatan.

BACA JUGA

Budi mengatakan penyidik juga mendalami dugaan kekerasan seksual terhadap korban sebelum kematiannya. “Saat ini, kami masih melakukan pengembangan serta mendalami motif yang dilakukan pelaku terhadap korban,” ujarnya.

Polisi Telusuri Kronologi Kematian

Peristiwa bermula saat warga menemukan SNA tanpa nyawa dalam sebuah kontrakan kawasan Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Temuan tersebut terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 08.30 WIB.

Seorang pria yang memiliki hubungan dengan korban menemukan jasad SNA dalam kontrakan tersebut. Ia kemudian meminta bantuan teman dan tetangga sekitar setelah melihat kondisi korban.

Pemilik kontrakan selanjutnya melapor kepada Polsek Benda terkait temuan tersebut. Polisi segera mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan awal terhadap tempat kejadian perkara.

Tim Jatanras kemudian mengembangkan penyelidikan berdasarkan keterangan saksi dan temuan awal. Kurang dari 24 jam, polisi berhasil mengamankan seorang pria yang mereka duga terkait perkara tersebut.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim membenarkan keberhasilan tim menangkap terduga pelaku. “Dalam waktu kurang dari 1×24 jam, Subdit Jatanras telah berhasil mengamankan satu orang,” kata Abdul Rahim.

Menurut Abdul Rahim, penyidik masih memeriksa KF secara intensif untuk memperoleh keterangan lebih lengkap.

Motif dan Dugaan Pemerkosaan Masih Polisi Dalami

Polisi belum membeberkan motif pembunuhan maupun dugaan kekerasan seksual dalam perkara tersebut. Penyidik juga masih mencari rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban meninggal. Karena itu, polisi belum menyampaikan detail hubungan antara korban dan KF.

Budi menegaskan proses penyelidikan masih berjalan untuk memastikan seluruh fakta perkara. Penyidik juga akan mencocokkan keterangan terduga pelaku dengan temuan serta keterangan saksi. Langkah tersebut bertujuan memperjelas peran KF dalam kematian SNA.

Kasus wanita di Benda Tangerang kini memasuki tahap pemeriksaan dan pengembangan oleh penyidik Polda Metro Jaya. Polisi masih mengumpulkan bukti untuk memastikan motif serta dugaan kekerasan seksual terhadap korban.

Penyidik juga akan menentukan langkah hukum berikutnya berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang mereka temukan.

(JAR)

BERITA LAINNYA