Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Banjir rendam Perumahan Pesona, Kademangan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Minggu (3/3/2025) dini hari.
Sejumlah warga perumahan Pesona memilih mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dekat SDN Kademangan 02.
Ketinggian air yang terus naik membuat mereka khawatir akan kondisi rumah dan barang-barang yang terendam.
Banjir mulai terjadi sekitar pukul 01.45 WIB dan hingga pukul 02.50 WIB air masih belum surut.
“Kejadian baru 1 jam, perkiraan ada sekitar 200 sampai 300 rumah. Ada 3 RT,” ujar Wendra, salah satu warga Perumahan Pesona yang terdampak banjir.
Banjir ini diperkirakan berdampak pada sekitar 150 kepala keluarga (KK).
“Perkiraan sekitar 150 kartu keluarga (KK),” ujar warga sekitar yang ikut memantau kondisi banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang Selatan telah mengerahkan dua unit mobil untuk membantu penanganan di lokasi.
Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti berapa jumlah personel yang diturunkan ke lapangan.
Kemungkinan, beberapa kendaraan tambahan akan didatangkan untuk membantu proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut.
Volume Air Terus Bertambah
Dengan kondisi air yang masih tinggi, bantuan tambahan sangat dibutuhkan untuk mengevakuasi warga yang masih terjebak di dalam rumah.
Ketinggian air diperkirakan mencapai sedada orang dewasa.
Warga yang masih bertahan di rumahnya diimbau untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko yang lebih besar.
Hujan deras yang mengguyur selama berjam-jam menjadi penyebab utama banjir ini.
Sistem drainase yang tidak mampu menampung volume air juga diduga memperparah kondisi di wilayah tersebut.
Saat ini, warga berharap adanya bantuan lebih lanjut, baik dari pemerintah maupun relawan, untuk menangani dampak banjir dan membantu proses evakuasi.
Sementara itu, pihak berwenang masih terus memantau perkembangan situasi di lapangan.
Belum ada informasi mengenai kemungkinan surutnya air dalam waktu dekat.
Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas agar tetap dalam kondisi aman.
(Alif Azhar/Red)























