Lebak, HALO BANTEN – Festival Seni Multatuli 2023 sukses menarik 14.890 wisatawan selama penyelenggaraan yang berlangsung di pelataran Museum Multatuli, Kabupaten Lebak. Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi dan pelaku UMKM lokal.
Festival yang berlangsung sejak 15 Juni 2023 itu resmi berakhir pada Sabtu (17/6/2023) malam. Penutupan acara berlangsung meriah dan mendapat perhatian masyarakat serta komunitas budaya yang terlibat sepanjang kegiatan.
Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, menyampaikan bahwa Festival Seni Multatuli menjadi sarana untuk menjaga, membina, sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai budaya yang tumbuh di Kabupaten Lebak.
Menurutnya, tema “Ngadulur Jeung Kultur” mencerminkan semangat kebersamaan antara masyarakat dan pelaku budaya dalam menjaga warisan budaya daerah.
“Festival ini menjadi ruang silaturahmi bagi para penggiat budaya dan masyarakat sehingga budaya dapat terus hidup serta berkembang di tengah kehidupan sosial,” ujar Iti saat menutup acara.
Selain itu, ia berharap festival tersebut dapat terus terlaksana setiap tahun sebagai bagian dari upaya menjaga khazanah budaya Kabupaten Lebak.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap tercipta ruang silaturahmi yang lebih luas sekaligus mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan pelaku UMKM,” katanya.
Kunjungan Wisatawan dan Transaksi Ekonomi Meningkat
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak, Imam Rismahayadin, mengungkapkan festival tahun ini mencatat angka kunjungan yang cukup tinggi.
Menurutnya, sebanyak 14.890 wisatawan hadir selama pelaksanaan kegiatan. Dari jumlah tersebut, 17 orang merupakan wisatawan mancanegara.
“Total transaksi ekonomi selama festival berlangsung mencapai lebih dari Rp170 juta,” ujarnya.
Imam berharap sinergi antara , komunitas budaya, dan para seniman dapat terus terjaga guna memperkuat pelestarian budaya di Kabupaten Lebak.
Ia juga menilai capaian Festival Seni Multatuli 2023 dapat menjadi motivasi untuk menghadirkan berbagai agenda pariwisata lainnya yang mampu menarik wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
“Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan event pariwisata yang berkualitas dan berdampak bagi masyarakat,” pungkasnya.
(RED)























