Kemudahan lain yang diperoleh dengan hadirnya desa digital, masyarakat bisa menabung yang harus menjadi kewajiban dengan kebiasaan menabung begitu juga bisa melakukan transaksi tarik tunai.
Kemudian bagi mereka pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) bisa menggunakan fasilitas kredit Bank bjb dengan nama kredit mesra maksimal Rp5 juta tanpa agunan dan tanpa bunga.
“Program ini wajib dimanfaatkan masyarakat Kabupaten Serang, dan perangkat desa mempunyai peran penting kemudian kecamatan dan pemda tentunya,” paparnya.
Pimpinan Bank bjb KCK Banten Budiatmo Sudradjat mengatakan, sebenarnya di Kabupaten Serang dari sebanyak 326 desa 24 desa di antaranya sudah aktif program laku pandai.
Hanya saja dari 24 tersebut 18 desa diantaranya belum bisa menjadi desa digital lantaran kurang satu yakni penyaluran kredit.
“Kalau yang enam desa itu sudah kita salurkan kredit Bank bjb mesra setelah ada kredit itu lengkap dan sudah menjadi desa digital, sisanya yang 18 masih kategori maju,” ujarnya.
“Di tahun ini juga bjb lengkapi fasilitas kreditnya bekerjasama di bjb mesra yang merupakan fasilitas kredit ultra mikro, karena plafonnya maksimal Rp5 juta dan sifatnya kelompok,” sambung dia. (MG1/RED)

















