Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan (DLH Tangsel) belum lama ini mengadakan sosialisasi bertajuk “Restoran Minim Sampah”.
Sosialisasi ini bertujuan untuk mengajak pengusaha restoran di daerah tersebut mengelola dan mengurangi sampah, terutama sisa makanan. Acara ini berlangsung di salah satu restoran di bilangan Serpong.
Kepala Bidang Kebersihan DLH Tangsel, Tubagus Apriliandhi Kusumah Perbangsa, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah untuk menjadikan Tangsel lebih bersih dan asri.
Ia menekankan pentingnya mengurangi food waste agar tidak menambah beban timbunan sampah.
Dalam sosialisasi ini, DLH mendorong restoran untuk mulai memilah dan mengolah sampah, serta beralih ke bahan-bahan ramah lingkungan.
Tubagus Apriliandhi menekankan pengurangan penggunaan plastik, dengan mengusulkan penggunaan kemasan karton untuk layanan take away sebagai alternatif.
Saat ini, beberapa restoran di Tangsel, termasuk yang terletak di Ciater, telah menunjukkan komitmen terhadap isu lingkungan dengan menggandeng komunitas budidaya maggot untuk mengolah sampah organik.
Pengelolaan sampah diakuinya masih menjadi tantangan besar di Tangsel. Banyak sampah yang hanya dikumpulkan tanpa pemilahan, berdampak buruk pada kesehatan dan lingkungan.
Oleh karena itu, DLH Tangsel meluncurkan program Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) sebagai solusi.
Saat ini, terdapat 38 unit TPS 3R yang tersebar di tujuh kecamatan, melayani sekitar 200 rumah tangga per unit dan mengelola sekitar 120 ton sampah per hari.

Sampah organik diolah dengan metode komposter dan maggot BSF, sementara sampah anorganik dipilah untuk dijual ke industri daur ulang.
Selain mengurangi timbunan sampah, program ini juga berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal dengan menciptakan lapangan kerja.
DLH Tangerang Selatan terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah berbasis komunitas dan menerapkan inovasi teknologi untuk mengaktifkan kembali TPS 3R yang tidak berfungsi. (ADV)















