Hanya saja, lanjutnya, dari jumlah tersebut, tujuh balon yang menyatakan kesiapannya untuk ikut uji kelayakan dan kepatutan (UKK).
Tiga Balon Tidak Hadir Dalam Fit And Proper Test
Karena berhalangan, sambung dia, ketiga balon lainnya tidak bisa Hadir.
Mereka adalah, Anggota DPRD Provinsi Banten dari Partai Demokrat Jazuli Abdilah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin, dan Kader Partai Sarikat Indonesia (PSI) Ferdianto.
“Ketiga balon ini berhalangan, sehingga tidak bisa mengikuti fit and proper test,” tandasnya.
Dengan begitu, tutur Asep, fit and proper test dilakukan pada keempat balon.
Hasil dari fit and Proper test masing masing figur, nantinya di ajukan ke DPP Partai Demokrat untuk di nilai.
Siapakah di antara mereka yang layak mendapat rekomendasi maju di pesta demokrasi Kota Tangerang.
“Tentunya mereka yang akan mendapatkan rekomendasi memiliki elektabilitas, popularitas, kapasitas, dan isi tas,’ paparnya.
Mengingat untuk maju di pesta demokrasi lima tahun itu memerlukan biaya yang cukup.
Apabila, kata Asep, rekomendasi sudah keluar, figur tersebut juga harus melakukan koalisi dengan partai lain untuk mendapatkan pendamping maju di Pilkada.
Sebab semua partai yang akan ambil bagian di Pilkada Kota Tangerang, termasuk Demokrat harus memenuhi ketentuan yang ada, yaitu 20 persen dari jumlah kursi di parlemen.(Cak)















