Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Perayaan hari ulang tahun (HUT) Kota Tangerang ke 31 pada Rabu (28/2/2024) diwarnai demo mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII).
Kehadiran ratusan mahasiswa tersebut mendesak Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin agar melakukan reformasi struktural.
Dengan membawa berbagai atribut seperti spanduk dan bendera, pendemo juga sempat membakar ban di depan Gerbang Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Bahkan sempat terjadi dorong-dorongan dengan petugas Kepolisian lantaran mereka tidak boleh masuk ke dalam area pemkot Tangerang.
Suasana memanas terjadi, karena kehadiran mereka pada pukul 14.00 hingga 16.30 WIB tidak mendapat respon dari Pj Wali Kota yang sedang rapat paripurna HUT Kota Tangerang dengan Dewan.
“Kami datang kesini untuk bertemu dan menyampaikan aspirasi langsung kepada Pj Wali Kota,’ kata koordinator aksi, Kholid, Rabu (28/2/2024).
Atas desakan mahasiswa, akhirnya Pj menerima perwakilan mereka.
Sehingga suasana berubah menjadi tenang.
Berselang beberapa saat kemudian, Pj juga menemui mahasiswa lain yang sedang menunggu di depan gerbang.
Dalam dialognya, mahasiswa meminta kepada Pj agar mengendalikan harga bahan pokok seperti semula.
Selain itu mahasiswa juga mendesak Pj agar mencopot Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang yang mereka nilai gagal menangani persoalan banjir.
Copot pula Kasatpol PP Kota Tangerang yang tidak mampu menghentikan peredaran miras dan club malam.
Copot Kadinsos Kota Tangerang karena gagal mengupayakan kesejahteraan dan mengurangi angka orang terlantar.
Serta mendesak adanya belanja sewa mobil DPRD Kota Tangerang pada saat harga sembako masih tinggi.
“Kami minta Pak Pj sepakat dan mau memenuhi tuntutan kami,’ kata Kholid.
Namun begitu Pj Wali Kota enggan menandatangani tuntutan mahasiswa.
Ia berjanji akan mengevaluasi dan memperbaiki semua itu hingga bulan Maret nanti, pada saat ada kegiatan PC PMII. (Cak)























