Kejati Banten: Korupsi di Banten Rugikan Negara Rp 230 Miliar

Serang, HALOBANTEN.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menyebut kasus korupsi di Banten rugikan negara Rp230 miliar.

Jumlah itu berdasarkan hasil pengungkapan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) sepanjang tahun 2022.

“Jumlah kerugian negara tahun 2022 sekitar Rp230 miliar,” Kajati Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak di Serang, Kamis (22/12/2022).

BACA JUGA

Kerugian itu berasal dari tujuh perkara korupsi yang terjadi di Banten.

Dari jumlah kasus korupsi berakibat pada kerugian negara, penyidik Kejati Banten berhasil mengembalikan uang negara Rp19,4 miliar.

Selain uang dalam bentuk rupiah, penyidik juga menyita uang asing 1.400 dollar AS, 25 bidang tanah dan bangunan dan empat unit kendaraan bermotor.

Di tahun ini, kata Leonard, ada sebanyak 33 kasus perkara korupsi di Banten yang masuk ke penyidik.

Banyaknya jumlah kasus korupsi yang terungkap ini berbuah penghargaan dari KPK.

“Saya bangga kepada anggota saya atas kerja-kerja cepatnya, namun yang kita sesalkan segitu banyakkah perkara korupsi di Banten?” ujar Leonard.

Dari 33 penyidikan perkara, 26 di antaranya telah dinyatakan selesai.

Jumlah penyidikan ini bahkan naik ketimbang tahun 2021, yang tercatat 13 perkara korupsi.

“Ini masih ada yang sidang, mungkin 2023 sudah putus,” katanya.

Pelanggaran pada tahapan lelang, pengadaan barang dan jasa mendominasi 33 kasus korupsi di Banten.

“Tren rata-rata pengadaan barang dan jasa,” kata Leonard.

Oleh karena itu, pihaknya mencoba dorong Pemprov Banten gelar pengadaan barang dan jasa melalui e-catalog.

“Kalau pengadaan barang dan jasa melalui e-catalog, sudah mengurangi potensi korupsi kolusi dan nepotisme,” kata Leonard.

Ini Dia 7 Kasus Korupsi di Banten Hingga Negara Merugi Rp 230 Miliar

Berdasarkan data dari bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Banten, kerugian negara itu berasal dari 7 perkara Tipikor. Antara lain:

  1. Perkara Korupsi Pengadaan komputer UNBK di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten tahun 2018 sebesar Rp 8,9 miliar.
  2. Perkara Korupsi bank bjb syariah Cabang Tangerang 2013-2016 sebesar Rp 10,9 miliar.
  3. Perkara Korupsi proyek fiktif software di PT IAS tahun 2021 dengan kerugian Rp 8,1 miliar.
  4. Perkara korupsi penggelapan pajak kendaraan di Samsat Kelapa Dua Tangerang 2021-2022 sebesar Rp 10,8 miliar.
  5. Perkara Korupsi gadai fiktif di PT Pegadaian Syariah Cabang Cibeber senilai Rp 2,6 miliar.
  6. Perkara Korupsi pengadaan beras di Perum Bulog subdrive Serang tahun 2016 dengan kerugian negara sebesar Rp 2,1 miliar
  7. Perkara Korupsi Kredit Fiktif di Bank Banten 2017 senilai Rp 186 miliar.

Kajati Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak berharap pada 2023 nanti ada penurunan perkara korupsi di Banten.

“Tahun depan kita harapkan lebih berubah baik transformasi pembangunan baik unsur pemerintah, terutama Pemprov dan Pemkab/Pemkot untuk mulai kerja yang lebih menghilangkan perilaku korupsi kolusi dan nepotisme,” tandasnya. (MG1/JEK)

BERITA LAINNYA

  • All
  • TANGERANG RAYA

Perempuan Tak Bisa Keluar dari Daycare Tangsel, Polisi Dalami Dugaan Penguncian

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Perempuan tak bisa keluar dari daycare Tangsel memicu penyelidikan Polsek Ciputat Timur setelah laporan masuk melalui Call Center 110 Polri pada Senin (20/7/2026) malam. Laporan perempuan tak bisa keluar dari daycare Tangsel membawa personel piket fungsi Polsek Ciputat Timur ke sebuah bangunan di Jalan Cendrawasih V No. 134, Kelurahan Sawah Baru, […]

Anggota TNI AD Tewas di Kelapa Dua Tangerang, Polisi Temukan Sejumlah Luka Tusuk

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Kasus anggota TNI AD tewas di Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Banten menyita perhatian masyarakat. Prajurit Dua (Prada) Arif Budi Sampurna ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Minggu, (19/7/2026). Korban merupakan personel Yon TP 804/Nabire yang menjalankan tugas bantuan personel di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Warga menemukan jasad […]

Kemarau Panjang di Kabupaten Tangerang, Pemkab Siaga Kebakaran

dan Kebersihan meningkatkan kesiapsiagaan. “Saya mengingatkan bahwa saat ini kita memasuki musim kemarau. Potensi kebakaran sangat besar sehingga seluruh pihak harus meningkatkan kewaspadaan,” katanya. OPD Diminta Jaga Disiplin Firzada juga mengajak seluruh perangkat daerah menjaga kebersihan lingkungan untuk mengurangi potensi kebakaran selama musim kemarau. BACA JUGA Forkopimda Tangsel Pastikan Kamtibmas Kondusif, Benyamin: Aktivitas Warga dan […]

Kebakaran Gudang di Benda Tangerang, Brimob Bantu Padamkan Api

bertujuan mencegah kemunculan titik api baru. Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa. Lokasi kebakaran juga berada di kawasan pergudangan sehingga aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas tetap berjalan normal. Selain membantu pemadaman, personel Detasemen Gegana menjaga area hingga proses pendinginan selesai. Mereka memastikan seluruh petugas dapat bekerja dengan aman. BACA JUGA Forkopimda Tangsel Pastikan Kamtibmas […]

Larangan Pungli Damkar Tangsel Diperketat, Petugas Minta Uang Terancam Putus Kontrak

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Larangan pungli Damkar Tangsel semakin diperketat. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan, Ahmad Dohiri, menegaskan seluruh layanan penyelamatan wajib bebas pungutan. Setiap petugas harus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat tanpa meminta imbalan dalam bentuk apa pun. Selain itu, larangan pungli Damkar Tangsel berlaku untuk seluruh personel tanpa pengecualian. Ahmad […]

Jual Obat Keras Tanpa Izin, Pria Asal Sepatan Tangerang Diciduk Polisi

mengaku sudah lima kali membeli obat keras untuk dijual kembali. Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara Saat ini, penyidik masih memeriksa AIS di Mapolresta Tangerang. Polisi terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pemasok utama dalam perkara tersebut. Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) dan ayat (3), serta Pasal 436 Undang-Undang Nomor 17 […]