Nilai spiritual peristiwa Isra Mi’raj terhubung dengan aksi nyata menjaga kesehatan lingkungan melalui peran keluarga dan majelis taklim
Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah menjadi lebih dari sekadar agenda keagamaan bagi masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten. Momentum spiritual tersebut berkembang menjadi ruang refleksi bersama tentang pentingnya perubahan perilaku, terutama dalam menjaga kesehatan lingkungan melalui pengelolaan sampah rumah tangga.
Pesan tersebut mengemuka saat Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, hadir dalam peringatan Isra Mi’raj yang berlangsung di Masjid Al I’tishom, kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Selasa (20/1/2026). Ratusan jemaah dari berbagai kecamatan memadati masjid untuk mengikuti rangkaian acara dan tausiyah.
Dalam sambutannya, Benyamin menegaskan bahwa tema peringatan Isra Mi’raj kali ini sengaja mengaitkan nilai keimanan dengan kebiasaan hidup sehat. Menurutnya, kesadaran menjaga lingkungan perlu tumbuh dari rumah, salah satunya melalui pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.
“Peringatan Isra Mi’raj tingkat kota ini kami arahkan untuk mendorong perubahan perilaku, khususnya dalam menghargai kesehatan dan lingkungan lewat pengelolaan sampah rumah tangga,” ungkap Benyamin.
Kegiatan tersebut terwujud melalui kolaborasi Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tangsel bersama BKMM–DMI serta berbagai majelis taklim. Sinergi tersebut Benyamin nilai sebagai langkah strategis dalam menyebarkan pesan perubahan perilaku secara luas dan berkelanjutan.
Majelis Taklim Bawa Perubahan Perilaku
Dalam tausiyah yang berlangsung hangat, Benyamin mengajak masyarakat mulai membiasakan langkah sederhana















