Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Mantan Anggota KPU Kota Tangerang 2003 – 2008, Ibnu Jandi yang melaporkan PJ Wali Kota Tangerang, Nurdin dan Calon Gubernur Banten Andra Soni terkait Netralitas ASN dan Curi Start Kampanye dipanggil Bawaslu Kota Tangerang untuk diminta keterangan.
“Ya hari ini kami dipanggil Bawaslu untuk memberikan keterangan terkait adanya dugaan pelanggaran Pilkada yang di lakukan oleh Pj Wali Kota dan Andra Soni beserta tim suksesnya,” Kata Ibnu Jandi, Selasa (1/10/2024).
Dalam laporan tersebut, lanjutnya, selain Pj Wali Kota dan Andra Soni beserta tim suksesnya, juga di laporkan Sekda Pemda Kota (Pemkot) Tangerang, Herman Suwarman dan kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kaonang selaku pengelola aset daerah (Lapangan Ahmad Yani).
Hal itu di lakukan tambah Jandi, karena pada 22 September 2024 lalu, Pj Wali Kota telah memberikan “Karpet Merah” pada Andra Soni untuk menggelar Pesta Rakyat dan Senam Gemoy di Lapangan Ahmad Yani, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang Banten.
Sementara lapangan Ahmad Yani merupakan fasilitas negara atau pemerintah daerah yang tidak boleh untuk kepentingan politik. “Judulnya pesta rakyat, tapi ujung – ujungnya berkampanye,” kata Jandi.
Pasalnya, imbuhnya di kegiatan tersebut selain Andra Soni dan timnya yang terdiri dari Mantan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, Raffi Ahmad, beserta dua Paslon Wali Kota/Wakil Wali Kota Tangerang Faldo Maldini – Fadhlin Akbar dan Achmad Amarullah – Bonnie Mufidjar menyampaikan program-programnya, juga melakukan ajakan agar di Pilgub nanti memilih pasangan Andra Soni – Dimyati Natakusuma.















