Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Kehebohan menggemparkan warga Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel) Banten, setelah ditemukannya tiga jasad dalam satu rumah pada Minggu (15/12/2024).
Korban diketahui merupakan satu keluarga yang terdiri dari suami (AF, 31), istri (YL, 28), dan anak mereka yang masih balita (AH, 3).
Informasi yang dihimpun, penemuan tragis ini bermula saat salah satu keluarga korban mencoba menyalakan air di rumah tersebut.
Saat itulah, ia melihat korban dalam kondisi yang tidak wajar. Polisi yang tiba di lokasi kemudian melakukan olah TKP dan membawa ketiga jenazah ke Rumah Sakit Fatmawati untuk dilakukan autopsi.
Tetangga Syok, Tak Menyangka
Tetangga sekitar mengungkapkan bahwa keluarga tersebut dikenal harmonis dan kerap berinteraksi dengan warga.
“Kami sangat terkejut dengan kejadian ini. Mereka terlihat baik-baik saja,” ungkap Markus (56), salah seorang tetangga.
Markus menambahkan bahwa suami bekerja di sebuah toko roti, sementara sang istri mengurus rumah tangga.
“Tidak ada tanda-tanda masalah yang mereka alami,” ujarnya.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Kemas Arifin, membenarkan kejadian tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif di balik kematian tragis ini.
“Kami telah mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP, seperti tali, tambang, dan telepon genggam milik korban. Saat ini, kami tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kompol Kemas.
Berdasarkan hasil olah TKP sementara, suami ditemukan tewas gantung diri di dapur, sedangkan istri dan anak ditemukan meninggal di dalam kamar.
“Kami akan melibatkan ahli forensik untuk membantu mengungkap penyebab kematian dan motif di balik kejadian ini,” tegasnya.
Meskipun belum ada kesimpulan resmi, sejumlah dugaan mulai bermunculan terkait penyebab kematian satu keluarga ini.
Beberapa pihak menduga adanya masalah pribadi atau ekonomi yang melatarbelakangi kejadian tersebut.
Namun, semua itu masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.
Penting Beri Dukungan Psikologis
Kejadian ini tent saja menimbulkan trauma mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.
Oleh karena itu, penting bagi pihak terkait untuk memberikan dukungan psikologis kepada mereka yang terdampak. (Jarkasih)
* Informasi dalam berita ini tidak dimaksudkan untuk menginspirasi pembaca untuk melakukan tindakan serupa. Bila mengalami gejala seperti depresi dengan kecenderungan untuk mengakhiri hidup atau bunuh diri, lebih baik konsultasikan masalah Anda ke psikiater, psikolog, atau bisa datang ke pusat layanan kesehatan mental.






















