Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM -Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada serentak di Kota Tangerang, Provinsi Banten, 27 November 2024 lalu terbilang rendah.
Dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.377.466, yang hadir hanya 802.325 atau 58,2%
Hal itu terjadi, bukan karena kinerja penyelenggara KPU dan Bawaslu yang buruk, melainkan karena tingkat kepercayaan masyarakat terhadap janji-janji pemimpin sebelumnya, yang tidak berbanding lurus dan sebangun dengan
kesejahteraan.
Demikian Kata Direktur Lembaga Kebijakan Publik (LKP) Ibnu Jandi, Rabu (4/12/2024).
Menurutnya, selama proses Pilkada, Komisioner KPU dan Bawaslu sudah bekerja maksimal. Berbagai sosialisasi yang melibatkan elemen masyarakat sudah mereka lakukan dengan baik.
“Jadi, ada delapan faktor yang menyebabkan tingkat partisipasi masyarakat rendah,” paparnya.
Dari delapan faktor tersebut yaitu:
1. Jenuh dengan Pemilu serentak.
2. Kesalahan pimpinan sebelumnya (tidak ada pendidikan politik. Padahal Kepala Daerah itu pejabat politik)
3. Tidak percaya dengan kepemimpinan sebelumnya
4. Lelah hanya dijadikan alat politik yang tidak berbanding lurus dan sebangun dengan janji kesejahteraan
5. Sudah gak percaya dengan janji paslon Pilkada 2024 di Kota Tangerang
6. Investasi politik rakyat hanya dijadikan hura-hura saja oleh para Elit Politik
7. Hasil demokrasi rakyat bukan menambah sejahtera, malah menambah menderita
8. Setiap kali saya jadi narasumber di KPU dan Bawaslu, hampir sebagian peserta masyarakat dan Ormas mengatakan (Kepala Daerah Hanya Omdo)
“Inilah penyebab pemilih rendah (58,2%), bukan karena kinerja KPU dan Bawaslu. KPU dan Bawaslu hanyalah Komisioner Penyelenggara. Dan sudah bekerja secara maksimal,” papar Ibnu Jandi yang juga mantan Anggota KPU Kota Tangerang Periode 2003-2008.
Seperti diketahui hasil
quick count atau hitung cepat di berbagai lembaga survei, pasangan Calon Wali kota dan Wakil Wali kota Tangerang, Sachrudin – Maryono unggul dari dua pasangan lainnya dengan perolehan suara 51% lebih.
Saat ini warga Kota Tangerang tinggal menunggu hasil penghitungan resmi dari KPU Kota Tangerang dan penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih. (Cak)















