Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Merasa diperlakukan tidak manusiawi, pedagang Pasar Anyar yang menolak menempati lapak di lokasi relokasi Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan, Kota Tangerang, Provinsi Banten, menghadang angkutan alat berat yang datang untuk merubuhkan bagian bangunan pasar tradisional tersebut.
Peristiwa yang terjadi pada Senin (18)3/2024) sekira pukul 15.15 WIB, berawal ketika para pedagang sedang berada di kiosnya masing-masing.
Tiba-tiba angkutan alat berat datang untuk merobohkan tangga di bagian depan atau area parkir pasar.
Mendengar dan melihat kejadian tersebut, para pedagang berhamburan keluar menghadang angkutan alat berat.
Akibatnya terjadilah ketegangan antara pedagang dan petugas.
“Tolong hentikan, di dalam pasar masih banyak pedagang yang berjualan,” Kata seorang ibu yang keluar dari kiosnya untuk menghentikan kendaraan alat berat.
Tampak pula beberapa pedagang yang berupaya menghentikan kendaraan angkutan berat tersebut.
“Tolong hentikan, jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan,” kata Opik kepada petugas yang mengendalikan angkutan itu.
Sekarang ini bulan Ramadhan, hargai para pedagang yang sedang berpuasa.
“Ini Zalim, dan baru terjadi di Kota Tangerang,” tandas Opik.
Melihat para pedagang yang menghalau angkutan berat semakin nekad, akhirnya aktivitas angkutan berat berhenti.
Petugas Kepolisianpun tampak berdialog dengan para pedagang. Dan aktivitas angkutan berat tidak berlanjut.
Sehingga suasana kembali kondusif dan pedagang kembali menjalankan usahanya masing-masing. (Cak)























