Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Perlintasan rel kereta api dekat Stasiun Rawa Buntu Serpong Tangerang Selatan (Tangsel) Banten menjadi sorotan.
Pasalnya, di perlintasan rel kereta api tersebut tidak ada palang pintunya maupun plang peringatan dan sirene tanda akan melintasnya kerata api sehingga membahayakan bagi para pengguna jalan raya.
Padahal, setiap harinya ruas jalan raya tersebut cukup padat oleh kendaraan bermotor, terutama pada jam sibuk yakni pagi dan sore.
Ketiadaan palang pintu dan plang peringatan dan sirene tanda akan melintasnya kereta api membuat pengendara sering kali tidak menyadari adanya kereta yang akan melintas.
“Takut ya, biasanya saya kalau pulang kerja kan malem, jadi saking capeknya kadang bodo amat asal lewat aja gitu.” tutur Adrian (27), pengendara sepeda motor yang sering melintas di perlintasan kereta api tersebut, Sabtu (14/12/2024).
“Tapi walaupun bodo amatan pas lewat, tetep aja nyempetin buat nengok kanan kiri,” sambung Adrian.
Sejumlah kendaraan bahkan terlihat nekat menerobos lintasan meski suara kereta sudah terdengar. Hal ini menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan raya.
Jalan di sekitar Stasiun Rawa Buntu memang dikenal sebagai salah satu jalur utama di Tangerang Selatan karena menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat aktivitas ekonomi.















