News » BISNIS » BISNIS

PKL Pasar Serpong Ngadu ke DPRD Tangsel: Pasca Relokasi Bukannya Untung Malah Boncos

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Kelompok Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di area luar Pasar Serpong mengadu ke Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam sebuah Rapat Dengar Pendapat (RDP), Rabu (12/11/2025). Kedatangan para PKL Pasar Serpong ini membawa satu tujuan utama yaitu meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel meninjau ulang kebijakan relokasi yang memindahkan mereka ke area dalam pasar.

Sejak relokasi mulai berlaku pada 16 Oktober 2025, perwakilan pedagang, Bambang Ferdiansyah, mengungkapkan adanya penurunan omzet yang sangat signifikan. Ia menjelaskan bahwa minimnya pembeli yang masuk ke area dalam pasar menjadi penyebab utama kerugian tersebut. Bambang bahkan mesti mengganti jenis barang jualan agar dapat pembeli.

“Awalnya, walau kami tidak ajak dialog soal kebijakan itu, tetap kami ikuti tanpa perlawanan. Kami masuk ke area dalam pasar yang memang mereka siapkan kiosnya, tetapi setelah mencoba berjualan, bukannya untung, malah tadi itu boncos (rugi besar),” ungkap Bambang, Rabu (12/11/2025).

Oleh karena itu, para PKL Pasar Serpong mengajukan permohonan agar kebijakan penataan atau pemindahan pedagang ke dalam pasar kaji ulang.

Keluhkan Minimnya Dialog Sebelum Penertiban

Bambang mengakui pihaknya memahami kewajiban pemerintah menata kota agar tertib, aman, dan nyaman. “Kami hormati upaya itu, tapi yang kami rasakan itu tadi, kebijakan ini lakukan tanpa dialog. Hanya kami dapat surat himbauan, peringatan, hingga surat penertiban tanpa berdiskusi mencari solusi terbaik,” ujar Bambang.

Padahal, bila kebijakan tidak merugikan salah satu pihak, para PKL Pasar Serpong siap tunduk dan taat, tanpa melakukan protes. Mereka mengajukan solusi alternatif.

“Misal ada kebijakan mengatur jam operasionalnya, atau membuatkan zona khusus beberapa meter dari area jalan. Yang pasti kami meminta tetap berjualan di depan,” tegas Bambang.

Para pedagang pun menyatakan kesiapan membayar uang retribusi asalkan mereka tetap jualan di depan. Mereka menilai alasan PKL Pasar Serpong penyebab kemacetan kurang kuat, sebab jalan tersebut hingga kini tetap padat.

Menunggu Tindak Lanjut Pemkot

Bambang menyatakan, para PKL Pasar Serpong akan melakukan upaya lanjutan ke tingkat pemerintahan lebih tinggi, termasuk Gubernur atau Wakil Gubernur, apabila aspirasi mereka hari ini tidak digubris Pemkot Tangsel.

“Jadi, ketika memang Pemkot Tangsel juga tidak mendengar kita, pastinya kami akan melakukan upaya-upaya ke tingkat lebih tinggi,” tutur Bambang.

Meski demikian, Bambang menyampaikan bahwa Komisi II DPRD menerima tiga tuntutan mereka dan akan mengadakan rapat bersama berbagai dinas terkait, antara lain Dinas Pasar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Camat, serta Lurah. Para PKL Pasar Serpong kini menunggu hasil rapat tersebut.

(Jek/Red)

  • All
  • BANTEN
  • LEBAK - PANDEGLANG
  • NASIONAL
  • SERANG RAYA

Sindikat Pembobol Rumah di Baros Serang Terbongkar, Empat Pelaku Diringkus Polisi

Serang, HALOBANTEN.COM – Sindikat pembobol rumah Baros Kabupaten Serang Banten terbongkar setelah Polresta Serang Kota menangkap empat pelaku, termasuk dua penadah. Polisi juga masih memburu seorang penadah lain yang masuk daftar pencarian orang. Selanjutnya, Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria menjelaskan pengungkapan kasus berawal dari laporan warga berinisial DD. Korban kehilangan dua telepon genggam […]

Sindikat Curanmor di Serang Banten Terbongkar, Polisi Ungkap Aksi di 17 Lokasi

Serang, HALOBANTEN.COM – Sindikat Curanmor di Serang Banten terbongkar setelah Polresta Serang Kota menangkap seorang pelaku berinisial MF (36). Polisi juga menyita enam sepeda motor hasil kejahatan dan memburu dua anggota komplotan lainnya. Selanjutnya, Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria menjelaskan pengungkapan kasus berawal dari laporan kehilangan sepeda motor di Kramatwatu. Korban kehilangan kendaraan […]

Lebak Siaga Darurat Kekeringan, BPBD Perpanjang Status Dua Pekan

Lebak, HALOBANTEN.COM – Lebak siaga darurat kekeringan setelah kemarau memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lebak memperpanjang status siaga darurat selama dua pekan. Sekretaris BPBD Lebak, Feby Rizki Pratama, menyebut kondisi kekeringan terus meluas. Pemkab mengambil langkah tersebut karena kebutuhan air bersih semakin meningkat. Sementara itu, BPBD mencatat 18 desa […]

Pemprov DKI Jakarta Kucurkan Rp1 Triliun Bangun Peternakan Ciangir Tangerang

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Pemprov DKI kucurkan Rp1 triliun untuk mengembangkan lahan seluas 100 hektare di Desa Ciangir, Legok, Kabupaten Tangerang, Jumat (31/7/2026). Karena itu, kawasan tersebut akan menjadi pusat peternakan dan ketahanan pangan Jakarta. Selanjutnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut investasi hampir Rp1 triliun akan mempercepat pembangunan kawasan peternakan terpadu. Program itu mencakup sapi, […]

Gubernur DKI Pramono Bantah Ciangir Tangerang Jadi Tempat Sampah Jakarta

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bantah lahan di Desa Ciangir Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang Banten jadi tempat sampah Jakarta. Hal itu Pramono ungkapkan saat meninjau lahan 100 hektare milik Pemprov DKI di Legok, Kabupaten Tangerang, Jumat (31/7/2026). Kawasan itu justru menjadi pusat ketahanan pangan yang melibatkan sektor peternakan, pertanian, dan pengolahan organik. […]

414 Dapur MBG Bermasalah, BGN Kembalikan Rp311 Miliar ke Kas Negara

Jakarta, HALOBANTEN.COM – Sebanyak 414 Dapur MBG menjadi temuan utama Badan Gizi Nasional (BGN) dalam evaluasi rekening virtual account (VA) program Makan Bergizi Gratis (MBG). Karena itu, BGN mengembalikan dana negara sebesar Rp311,24 miliar ke kas negara dan menyerahkan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. Kepala BGN Sudaryono menjelaskan pemeriksaan berlangsung terhadap seluruh rekening virtual […]