Dalam laporan lisannya, Ghozali menyebut bahwa para terduga pelaku yang menganiaya anaknya di duga oknum anggota Polda Metro Jaya, bukan anggota Polres Tangsel.
“Tapi laporan itu tetap kita tindaklanjuti,” jelas Hanafi.
Sebelumnya, kasus penganiayaan menimpa dua pemuda asal Pamulang Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
FRP dan MGCG babak belur lantaran mendapat bogem mentah dari sejumlah pria yang di duga oknum anggota kepolisian pada Rabu (24/1/2023) dini hari.
Korban MGCG adalah anak dari seorang wartawan senior yang juga pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangsel.
Kepada wartawan, MGCG menceritakan perihal kejadian yang menimpanya itu.
Kejadian berawal saat korban MGCG mendapat kabar dari rekannya untuk memvideokan dugaan aksi balapan liar di kawasan Sawangan Depok.
Aksi balap liar itu semula akan berlangsung di depan mall Sawangan, namun urung di lakukan dan pindah ke arah menuju Gaplek Pamulang.
Saat dalam perjalanan, dari arah belang muncul sejumlah motor yang di kemudikan beberapa pria langsung memepet motor korban.
Kemudian salah satu terduga pelaku menodongkan pistol ke arah korban MGCG dan FRP.















