Tangerang, HALOBANTEN.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, melakukan peletakan batu pertama untuk revitalisasi Pasar Rakyat Mauk di Kelurahan Mauk Timur, Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang, Banten.
Sekda Maesyal Rasyid menekankan bahwa revitalisasi Pasar Mauk merupakan langkah konkret dari program pembangunan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Program ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi pasar, serta meningkatkan pelayanan kebutuhan masyarakat.
Pembangunan ini kata Sekda, adalah salah satu upaya untuk menciptakan pasar yang lebih baik dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Pasar tradisional dan pasar modern harus saling mendukung dalam penyediaan kebutuhan masyarakat, serta memberikan kenyamanan lebih bagi para pembeli.
Para pedagang lama di Pasar Mauk akan diprioritaskan untuk mendapatkan kios dagang.
Pembangunan pasar ini menitikberatkan pada aspek kenyamanan dan keamanan, baik bagi pedagang maupun pengunjung.
Setelah revitalisasi Pasar Modern Mauk selesai, dia berharap keamanan dan kenyamanan pengunjung akan meningkat. Pedagang lama akan menjadi prioritas.
Sekda berharap bahwa pembangunan Pasar Mauk dapat berjalan lancar sesuai jadwal, sehingga pedagang dan masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya.
Direktur Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja Kabupaten Tangerang, Finny Widiyanti, menambahkan bahwa Pasar Mauk, yang berdiri di atas lahan seluas 6.010 m², akan dibangun dengan dua lantai dan semi-basement.
Pasar ini akan menyediakan total 478 ruang dagang, dengan rincian 236 ruang di basement dan 200 ruang di lantai satu.
Saat ini, kata Finny, terdapat 355 pedagang aktif dengan 451 ruang dagang. Pembangunan ini mengacu pada SNI perpasaran, dan akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti musholla, lahan parkir, jalan lingkar pasar, hidran, gardu listrik, dan MCK. (Red)































