Serang, HALOBANTEN.COM- Wakil Presiden (Wapres) RI, KH Ma’ruf Amin, pulang ke kediamannya di Komplek Pondok Pesantren (Ponpes) An Nawawi Tanara, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Kamis (29/12/2022).
Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar turut menyambut kedatangan Wapres KH Ma’ruf Amin.
Dalam kesempatan itu, Al Muktabar menyampaikan berbagai program pemerintah yang sudah dan sedang di lakukan oleh Pemprov Banten.
“Ada banyak hal yang kita diskusikan. Utamanya terkait dengan program pembangunan di Banten seperti persoalan lingkungan dan hutan mangrove,” katanya.
Wapres juga mempertanyakan terkait dengan antisipasi terhadap kondisi cuaca menjelang perayaan Tahun Baru 2023.
Menanggapi pertanyaan itu, Al Muktabar mengatakan bahwa Pemprov Banten sudah melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan seluruh Forkopimda dan juga stakeholder.
Rakor tersebut membahas terkait menghadapi perayaan malam tahun baru.
“Saya laporkan, kita intens melakukan koordinasi dengan BMKG,” jelas Al Muktabar.
Selain itu, personal BPBD juga sudah siaga di sejumlah titik rawan bencana sebagai bentuk antisipasi.
Al Muktabar juga melaporkan perkembangan penanganan stunting di Provinsi Banten.
Saat ini sudah ada progress penurunan sekitar 3 persen lebih, dimana yang paling besar penurunannya ada di wilayah Kota Tangerang.
“Informasi terupdate dari Kemendagri yang saya dapatkan seperti itu,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Wapres juga meminta Pj Gubernur untuk konsentrasi terhadap penanganan kemiskinan ekstrim dengan melakukan berbagai upaya dan berkolaborasi.
Sejak beberapa bulan yang lalu Pemprov juga sudah melakukan berbagai gerakan yang menyentuh langsung kepada masyarakat dalam rangka penanganan itu.
Terkait dengan progress penanganan inflasi, Al Muktabar menjelaskan kondisi di Provinsi Banten sudah cukup terkendali.
Hal itu terlihat dari angka inflasi kita yang masih di bawah rata-rata nasional.
“Kita juga mempunyai cadangan stok beras yang cukup,” ungkapnya.
Dalam sektor dukungan anggaran, Pemprov Banten sudah menggelontorkan anggaran Rp77 miliar lebih pada tahun anggaran 2022.
Anggaran itu di alokasikan ke berbagai program.
Antara lain operasi pasar, program Perlindungan dan Jaminan Sosial yang terdapat pada lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (MG1/JEK)















