Serpong, HALOBANTEN.COM – Aksi para pelaku pencurian dan kejahatan lainnya semakin menggila. Mereka tidak segan-segan melukai korbannya menggunakan senjata tajam dan senjata api saat aksinya diketahui.
Seperti terjadi di Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan, Banten. Seorang warga Roda Hias Serpong bernama Yana (39) mengalami luka serius di bagian perut hingga ususnya keluar akibat terkena sabetan benda tajam oleh pelaku yang diduga hendak lakukan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Peristiwa itu terjadi di Jalan Roda Hias RT007/02 Kelurahan Serpong Rabu (10/01/2024) malam.
Berdasarkan keterangan warga sekitar di lokasi, awalnya ada empat orang pelaku berboncengan menggunakan dua motor.
Kemudian, dua pelaku datang dan mendekati motor warga yang terparkir di dekat lokasi kejadian.
“Lokasinya dekat minimarket,” ungkap saksi wanita berusia sekitar 35 tahun yang enggan disebutkan identitasnya itu kepada halobanten.com.
Saksi yang mengenakan kerudung ini menceritakan, dua dari empat pelaku beraksi dengan duduk di atas motor warga sambil mainkan handphone.
Namun warga yang curiga dengan gerak-gerik pelaku langsung meneriakinya maling.
Teriakan itu membuat para pelaku panik dan menaiki motor. Lalu mereka segera kabur.
Lalu, korban yang saat itu mendengar teriakan “maling” melihat motor para pelaku melaju dengan kencang.
Korban berusaha menghadang motor pelaku dan bermaksud menendang motor yang dikemudikan pelaku. Namun ternyata para pelaku sudah menyiapkan senjata tajam jenis celurit
Di saat itulah salah satu pelaku menyabetkan celurit itu secara terukur hingga mengenai bagian perut korban.
Para pelaku juga tak hanya membawa celurit tapi mereka juga membawa senjata api mirip pistol.
Pelaku Tembakkan Senpi
Senjata itu diketahui warga saat pelaku yang di motor pertama menembakkan senpi ke atas sebanyak tiga kali.
“Jadi pelaku di motor pertama menembak pakai pistol, pelaku di motor kedua nyabet korban pakai celurit,” jelasnya.
Sabetan senjata tajam itu mengakibatkan korban terkapar. Usus di dalam perutnya terurai dan korban bersimbah darah.

















