Jakarta, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) raih tiga penghargaan sekaligus dalam It Works Top Digital Awards 2022.
Acara tersebut berlangsung di Hotel Rafles Jakarta, Kamis (15/12/2022).
Ketiga penghargaan tersebut yakni, Top Digital Implementation 2022 level star 4 untuk Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Kedua, Top Leader On Digital Implementation 2022 untuk Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.
Ketiga, TOP CIO (Chief Information Officer) on Digital Implementation 2022 untuk Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tangsel, Tb Asep Nurdin.
Usai menerima penghargaan, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi, informasi dan komunikasi.
Hal ini dapat terlihat melalui banyak aplikasi Pemkot Tangsel untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat.
“Mulai dari sistem surat masuk dan keluar atau Sisumaker, jadi warga bisa mengirim surat langsung ke kita,” kata Benyamin Davnie.
“Aplikasi lainnya yakni Siaran Tangsel, kita juga ada Pagar, pantau harga pasar, dan masih banyak lainnya,” kata Benyamin.
Penggunaan teknologi saat ini sangatlah penting untuk mempercepat pelayanan.
Tak hanya teknologinya yang canggih, kemampuan SDM-nya pun turut di tingkatkan melalui berbagai pelatihan.
“Jadi kita sangat serius untuk terus meningkatkan manajemen sistem informasi,” katanya.
“Sekarang kalau kita mau meningkatkan kecepatan layanan, tidak ada pilihan lain kecuali memanfaatkan teknologi,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Tangsel Tb Asep Nurdin menuturkan prestasi ini berkat kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Diskominfo sebagai leading sektor dalam hal teknologi harus terus meningkatkan dan menghasilkan aplikasi-aplikasi yang mudah digunakan.
“Dan yang paling utama mempercepat pelayanan kepada masyarakat, itu dapat terjwujud berkat kolaborasi dengan OPD lain,” jelasnya.
Di sisi lain, kami juga menyadari bahwa perlu peningkatan kemampuan dari sisi sumber daya manusianya.
Tujuannya agar teknologi yang ada mampu berfungsi sebagaimana mestinya untuk membantu masyarakat. “Jadi teknologinya maju, SDM-nya juga unggul, ujungnya masyarakat dapat merasakan terbantu dengan teknologi yang ada,” tutupnya. (JEK)



















