Setu, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) naikkan insentif kader Posyandu.
Menaikkan insentif Kader Posyandu ini sebagai bentuk berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Demikian kata Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat menghadiri peningkatan kader Posyandu di Kecamatan Setu dan Serpong, Selasa (21/2/2023).
“Tahun ini saya naikkan insentifnya, insyaAllah menjadi Rp1,350,000 per tahun. Jumlah kader Posyandu kita sekitar 6 ribu. InsyaAllah, nanti bertahap,” kata Benyamin Davnie.
Kenaikan ini bukan tanpa alasan, karena peran kader Posyandu berhasil menurunkan angka prevalensi stunting di Tangerang Selatan.
“Ini berkat kerja keras ibu-ibu kader Posyandu. Stunting di Tangerang Selatan turun drastis, bayangkan saja dari 19,9 persen jadi 9 persen,” jelas Benyamin.
Itulah salah satu fungsi kader Posyandu. Dia meyakini bahwa keberhasilan ini juga melalui proses panjang yang tidak pernah henti dilakukan oleh para kader Posyandu.
“Mulai dari menimbang Balita, mengisi kartu menuju sehat, memberikan penyuluhan dan edukasi dan banyak hal lainnya yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
“Dan terbukti angka kematian ibu dan bayi juga turun,” tuturnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar, menjelaskan di wilayah Tangerang Selatan ada 719 Posyandu aktif dari 846 Posyandu yang ada.















