Labuan Bajo, 29 Agustus 2023 – Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) berkomitmen untuk menjalankan pembinaan UMKM, khususnya di sektor pertanian, di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pembinaan dilakukan melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan, baik manajemen maupun teknis serta fasilitasi pemasaran dan fasilitasi pembiayaan.
Pembinaan UMKM di Manggarai Barat telah membuahkan hasil yang gemilang. Sejumlah UMKM di Manggarai Barat, khususnya yang bergerak di bidang mete, vanili, dan kepiting, berhasil meningkatkan produktivitas dan omset usahanya.
Pembinaan UMKM Mete
Sebanyak 33 UMKM mete di Manggarai Barat berhasil meningkatkan produktivitas mete hingga 151% dan omset hingga 200%. Hal ini berkat keberhasilan UMKM mete dalam melakukan diversifikasi produk, yaitu dari mete gelondongan menjadi mete kupas goreng dan mete olahan.
Selain itu, UMKM mete juga telah mendapatkan sertifikasi halal dan PIRT untuk produk olahannya. Bahkan, produk mete dari UMKM di Manggarai Barat berkesempatan untuk menjadi souvenir dalam kegiatan internasional, yaitu KTT ASEAN pada bulan Mei 2023 lalu di Labuan Bajo.
Pembinaan UMKM Vanili
Sebanyak 67 UMKM vanili di Manggarai Barat juga berhasil meningkatkan produktivitas vanili hingga 151% dan omset hingga 200%. Hal ini berkat keberhasilan UMKM vanili dalam melakukan inovasi produk, yaitu vanili kering.
Produk vanili dari UMKM di Manggarai Barat juga berkesempatan untuk menjadi souvenir dalam ajang internasional, yaitu G20 dan KTT ASEAN yang diselenggarakan di Indonesia.
Pembinaan UMKM Kepiting
Selain komoditas mete dan vanili, Astra melalui YDBA juga berkomitmen untuk menjalankan pembinaan UMKM di Manggarai Barat, salah satunya UMKM kepiting bakau. Sejalan dengan grand design yang disusun YDBA, UMKM kepiting bakau di Manggarai Barat berhasil melakukan transformasi teknik budidaya.
Dimana para UMKM kepiting yang semula melakukan budidaya sebagai nelayan tangkap, saat ini menjadi UMKM kepiting dengan sistem budidaya tambak, keramba dan crab box. Transformasi tersebut memberikan dampak positif bagi para UMKM. Mulai dari harga jual yang meningkat hingga 100% per kg, produktivitas meningkat mencapai 172% hingga omset UMKM meningkat mencapai 95%.
Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala, menyampaikan bahwa berbagai pencapaian yang diraih oleh UMKM di Manggarai Barat diharapkan dapat menambah semangat para UMKM untuk terus tumbuh dan berkembang hingga mereka bisa memasarkan produknya bukan hanya di pasar lokal, tetapi juga di pasar global.(Red)















