Serpong, HALOBANTEN.COM –
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) akan melanjutkan program bedah rumah tidak layak huni di wilayahnya tahun ini.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, bedah rumah melalui program unggulan perbaikan Rumah Umum Tak Layak Huni (RUTLH) tahun 2024 ini sebanyak 510 unit.
Jumlah ini bertambah dari tahun 2023 lalu yang mencapai 395 unit.
Jika keseluruhan totalnya telah mencapai 2 ribu lebih RUTLH yang Pemkot Tangsel perbaiki.
Benyamin berharap program ini akan terus berlanjut selama masyarakat masih membutuhkan.
Program bedah rumah RUTLH ini juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat.
Langkah tersebut sebagai komitmen Pemkot Tangerang Selatan terutama dalam menekan angka kemiskinan ekstrem.
Program ini juga memberikan kehidupan yang layak bagi masyarakat di Tangerang Selatan.
Benyamin berharap Pemkot Tangsel bisa menekan angka kemiskinan ekstrem serendah-rendahnya di Tangerang Selatan dan lain-lainnya.
Benyamin menjelaskan, penerima manfaat program bedah rumah telah melalui verifikasi, sesuai Peraturan Wali Kota Nomor 110 tahun 2022.
Di antaranya, kepemilikan lahan, ketersediaan lahan dan kebenaran lokasi.
Jadi, kata Benyamin, pastikan dulu kebenaran lokasinya, lalu ketersediaan dan kesiapan lahan, jangan tanah milik orang.
Selanjutnya, menilai kelayakan bangunan eksisting.
“Kalau di Tangsel itu bongkar total, di jadiin baru, makanya bangunannya permanen, jadi jangka panjang,” tutur Benyamin.
Bedah Rumah Dilaksanakan Dua Tahap
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel, Aries Kurniawan menbahkan, Pemkot Tangsel melalui Disperkimta akan perbaiki ratusan rumah tersebut yang tersebar di seluruh kecamatan se-Tangsel.
Rinciannya, antara lain, Ciputat sebanyak 68 unit, Ciputat Timur sebanyak 65 unit.
Selanjutnya, Pamulang 65 unit, Pondok Aren 94 unit, Serpong 80 unit.
Kemudian, Serpong Utara 70 unit, dan Setu 68 unit. Total keseluruhan sebanyak 510 unit.
Jika telah melewati tahapan verifikasi maka pihaknya menargetkan pembangunan bisa mulai terlaksana pada awal Februari.
Dinas Perkimta akan laksanakan program bedah rumah dengan dua tahap.
Tahap pertama sebanyak 255 unit mulai berjalan pada Februari sampai lebaran atau April.
Kemudian tahap kedua setelah lebaran atau hari raya Iedul Fitri yakni sekitar April atau Mei sebanyak 255 unit.
(Red)























