HALOBANTEN, – Presiden Prabowo Subianto mendorong jajarannya untuk menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah asal Indonesia. Permintaan ini disampaikan saat peresmian Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Minggu, 4 Mei 2025.
Dengan rata-rata biaya haji tahun ini diperkirakan mencapai Rp 89,41 juta, berdasarkan asumsi kurs dolar AS sebesar Rp 16.000 dan riyal Saudi Rp 4.266,67, Presiden Prabowo menekankan pentingnya efisiensi.
“Kita harus mencapai biaya yang paling terjangkau. Jika memungkinkan, kita harus lebih murah dari Malaysia,” ujarnya kepada Ketua Badan Penyelenggara Haji Republik Indonesia, Mochammad Irfan Yusuf.
Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah telah menginstruksikan Garuda Indonesia untuk melakukan efisiensi guna mengurangi beban biaya haji.
Langkah ini telah memberikan dampak langsung bagi sekitar 203 ribu jemaah haji Indonesia tahun ini. Namun, Prabowo menegaskan bahwa upaya tersebut belum cukup. Ia menargetkan penurunan biaya haji yang lebih signifikan, dengan tujuan menjadikan Indonesia sebagai negara dengan biaya haji termurah, bahkan di bawah Malaysia. (*/bbs)















