TANGSEL, HALOBANTEN.COM – Warga Jalan Lele 4, Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan, dibuat geger sore ini. Sebuah tembok penahan tanah setinggi 10 meter mendadak ambruk, menciptakan kepanikan massal dan kerusakan yang cukup parah. Kejadian horor ini berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB, tepat setelah salat Ashar.
Salah satu warga terdampak, Uus Supratman (38), menceritakan kengerian saat longsor terjadi. “Rasanya kayak gempa, tiba-tiba temboknya pada ambruk dari atas,” ujarnya dengan nada tegang. Ia dan warga lain langsung berhamburan keluar rumah, menyelamatkan diri dan keluarga.

“Langsung pada keluar, bawa istri sama bawa anak,” kata Uus. Ia memperkirakan ada enam bangunan yang terdampak longsor ini, meskipun bagian dalam rumah-rumah tersebut dilaporkan masih utuh.
“Kalau kerusakan gak ada dalem, cuman kalau pinggiran di luar itu semua hancur. Cuma gak ambruk semua,” jelasnya.
Akibat insiden ini, beberapa warga terpaksa mengungsi sementara ke tempat aman.
“Ngungsi sementara, pada masing-masing si ngungsinya yang punya kontrakan,” tambah Uus.
Mirisnya, tembok penahan tanah yang kini jadi puing ini ternyata sudah berdiri bertahun-tahun dan belum pernah tersentuh perbaikan. Uus juga mengungkapkan bahwa longsor serupa pernah terjadi sebelumnya, namun tidak separah kali ini.
“Sebelumnya udah pernah ada longsor 1 kali, cuman yang di belakang. Kesininya belum ada, baru sekarang ini parah,” tutupnya.
Semoga tidak ada korban jiwa dan kerugian material bisa segera diatasi ya! Tetap waspada di musim hujan gini, lur! (Alif/Red)















