Tangerang, HALOBANTEN.COM – Dua anggota Polres Kota Tangerang (Polresta Tangerang) Polda Banten, diperiksa Propam.
Pemeriksaan itu terkait dengan adanya sepasang suami istri (Pasutri) yang terluka diduga akibat terkena pantulan proyektil peluru saat melintas di Jalan Raya Serang, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.
Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Sigit Dany membenarkan jika ada dua anggotanya yang kini tengah jalani pemeriksaan di Propam sebagai tindak lanjut dari adanya Pasutri yang terluka akibat terkena rekoset atau pantulan proyektil peluru.
“Kedua petugas diperiksa di Propam, dan akan memberikan tindakan tegas apabila ditemukan unsur kelalaian atau indikasi pelanggaran,” katanya, Senin (10/7/2023).
Selain pemeriksaan, senjata milik kedua petugas pun ditarik sebagai sanksi awal.
Awal kasus ini bermula pada Selasa (04/7/2023) pukul 14.30 WIB saat dua anggota personel Polri yang mengendarai motor mencoba menghentikan laju satu unit mobil jenis minibus yang diduga merupakan pelaku tindak kejahatan di Jalan Raya Serang, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.
Mobil melaju dari arah Balaraja menuju Cikupa.
Namun saat polisi berusaha menghentikan laju kendaraan tersebut, pengendara mobil malah tancap gas lalu berusaha menabrak personel polisi.
Petugas kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak ban mobil yang dikendarai terduga pelaku kejahatan.
“Petugas mengeluarkan tembakan yang diarahkan ke ban mobil terduga pelaku kejahatan,” ucap Sigit.
Di waktu yang sama, pasangan suami istri yang mengendarai motor melintas di lokasi terkena rekoset atau pantulan proyektil peluru hingga terluka.
Suami terkena luka tembak pada dada sebelah kiri dan istri mengalami luka goresan pada bagian lengan sebelah kiri.
Mendapati laporan itu, aparat Polresta Tangerang, Polda Banten mengecek korban di tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami langsung cek TKP, dan mengutamakan mengevakuasi atau membantu dua orang korban untuk segera mendapatkan perawatan medis,” kata Sigit.
Sementara mobil terduga pelaku berhasil lolos dari kejaran petugas.
(Red)















