Serang,HALOBANTEN.COM – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Tol Tangerang-Merak KM 66.000 B arah Tangerang, Banten, Sabtu (20/08/2022) sekitar pukul 16.05 Wib. Kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni bus Mutiara Jaya Nopol B-7676-IG, Truk Fuso Nopol BE-8682-BY, bus Lion AG-7906-S, dan Mitsubishi Lancer Nopol B-1636-WEQ.
Serang,HALOBANTEN.COM – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Tol Tangerang-Merak KM 66.000 B arah Tangerang, Banten, Sabtu (20/08/2022) sekitar pukul 16.05 Wib. Kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni bus Mutiara Jaya Nopol B-7676-IG, Truk Fuso Nopol BE-8682-BY, bus Lion AG-7906-S, dan Mitsubishi Lancer Nopol B-1636-WEQ.
Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Budi Mulyanto membenarkan kecelakaan lalu lintas tersebut. “Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas dengan bentuk laka beruntun di Jalan Tol KM 66 arah Tangerang. Akibat dari kecelakaan tersebut lima orang mengalami luka ringan dan dua orang mengalami luka berat serta kerugian materil sebesar Rp25 juta,” jelas Budi.
Kejadian berawal ketika kendaraan bus Mutiara Jaya yang dikendarai RI melaju di lajur cepat. Setiba di tempat kejadian, terdapat antrian kendaraan dan kemacetan arus lalu lintas.
Diduga kurang antisiapsi jarak aman, Bus Mutiara Jaya tersebut menabrak Kendaraan jenis truk fuso. Kendaraan truck terdorong ke depan menabrak Bus Lion dan Bus Lion pun terdorong ke depan menabrak kendaraan Mitsubishi Lancer.
“Akibat dari kecelakaan tersebut empat kendaraan mengalami kerusakan dan tujuh penumpang mengalami luka,” terang Budi.
Petugas yang tiba di lokasi langsung membawa korban ke rumah sakit dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan kendaraan guna penyelidikan lebih lanjut.
“Petugas langsung membawa korban ke rumah sakit Hermina Ciruas lalu melakukan olah TKP dan mengamakan kendaraan,” ucap Budi.
Dia menghimbau agar pengendara tetap berhati-hati dan disiplin serta mematuhi rambu peringatan saat berkendara terutama di ruas jalan tol, dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Jaga keselamatan karena keluarga menanti di rumah. (jek)






















