pertama masuk sekolah. Program ini mencakup anak pada jenjang Pendidikan PAUD, SD, SMP hingga SMA atau sederajat.
Lebih lanjut, pelaksanaan kedua gerakan tersebut menyesuaikan jadwal yang berlaku pada masing-masing satuan pendidikan.
Pemkot Tangerang Selatan juga mengajak para camat untuk meneruskan informasi kepada lurah dan pengurus RT/RW. Tujuannya agar gerakan tersebut menjangkau masyarakat hingga tingkat lingkungan.
Melalui keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, pemerintah berharap GEMAR dan GAMAS mampu memperkuat hubungan antara ayah dan anak. Kemudian meningkatkan kualitas pengasuhan dalam keluarga, serta memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak-anak di Kota Tangerang Selatan.
Sementara itu, pantauan HALOBANTEN.COM di salah satu SMPN di Tangsel, tampak para ayah dari wali siswa yang mengambil raport anak-anaknya. Namun jumlahnya masih kalah banyak oleh ibu-ibu.
Para ibu wali siswa mengaku mewakili anak-anaknya mengambil raport karena suami mereka harus menjalankan tugas pekerjaannya.
“Suami saya kerja, ga bisa meninggalkan pekerjaannya. Ga boleh oleh atasan,” tutur salah satu wali siswa.
(JAR)















