Tangerang, HALOBANTEN.COM – Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang melintasi area dekat Jembatan penghubung antara Kranggan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel) dengan Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, rawan tindak kriminalitas.
Sejumlah kejadian berbahaya muncul dalam sebulan terakhir, mulai dari percobaan bunuh diri, tawuran hingga aksi begal.
Warga menyebut, kondisi paling mengkhawatirkan muncul pada malam hari ketika ruas jalan sepi dan minim aktivitas.
Salah seorang warga Cisauk, Azril, membenarkan kawasan tersebut sering menimbulkan rasa takut bagi pengguna jalan.
“Benar, ini jalannya agak rawan, apalagi kalau malam sepi banget,” kata Azril saat melintasi jembatan Kranggan, Senin (27/4/2026).
Selain itu, ia mengaku sempat mendengar informasi terkait aksi pembegalan yang terjadi belum lama ini.
“Saya juga dengar kejadian kemarin, katanya begal dua sampai empat orang. Alhamdulillah pelakunya ketangkap,” ujarnya.
Azril menuturkan, kekhawatiran semakin besar karena ia kerap melintas jalur tersebut saat pulang kerja pada malam hari.
“Saya orang sini, jujur takut kalau lewat. Apalagi saya sering pulang malam. Saya kerja di Taman Tekno BSD,” ucapnya.
Karena itu, warga berharap aparat kepolisian memperketat pengawasan di jalur tersebut, terutama pada jam-jam rawan.
“Harapannya pengawasan polisi lebih sering lagi,” katanya.
(LIF)















