“Saya liat itu orang nungging kaki ngegantung. Cepet banget, kantong kresek warna putih dari dalam mobil itu langsung dibawa kabur pelaku,” jelas pria berkumis itu.
Menurutnya, pelaku yang bertugas sebagai eksekutor langsung lari menuju temannya joki sepeda motor yang sudah siaga. Kedua kawanan spesialis pecah kaca itu ngebut menuju arah Bundaran Pamulang.
Firdaus sempat berteriak maling. Meski demikian, teriakannya tak berhasil mengundang reaksi warga sekitar. “Saya cuman teriak maling-maling. Gak bisa ngejar, kaki udah kecot karena kena rematik,” ujarnya.
Menurut keterangan korban kepada Fordaus, kantong plastik yang berhasil dibawa kawanan pelaku berisi uang tunai Rp Rp375 juta.
Hingga berita ini diturunkan, perwira kepolisian yang coba dikonfirmasi wartawan belum merespon. (Jek)















