Dia berharap Pemkot Tangsel bisa menyiapkan lebih maksimal lagi mengenai fasilitas tempat pada tahun-tahun berikutnya. Apalagi untuk skala tingkat nasional seperti saat ini.
“Saya mengakui fasilitas kita masih minim,” kata Delima.
Kedepan, kata Delima, Kejuaraan Tapcha harus jauh lebih baik lagi, dari mulai fasilitas, kepesertaan, pelaksaaannya, penilaiannya, dan hal-hal lainnya.
Tapcha ke-6 Diikuti 1.602 Atlet Pencak Silat
Sebagaiinformasi, Kejuaraan Tangerang Selatan Pencak Silat Champion ke-6 tingkat nasional ini diikuti oleh 1.602 peserta dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Mahasiswa dan Dewasa.
Ketua Pelaksana Tapcha ke-6 Marullah Yusuf menuturkan, event pada tahun 2024 ini ada peningkatan jumlah peserta. Tahun 2023 lalu jumlahnya hanya sekitar 1.300 atlet pesilat, sementara di Tapcha ke-6 ini meningkat jadi 1.602 atlet.
Ketua IPSI Provinsi Banten Ajat Sudrajat dalam sambutannya mengatakan, Pencak Silat merupakan warisan budaya bangsa Indonesia dan asli dari Indonesia.
“Pencak Silat ini merupakan turunan guru-guru besar kita terdahulu, Alhamdulillah sekarang Pencak Silat sudah ada di 75 negara di dunia,” kata Ajat saat membuka acara tersebut Jumat (13/12/2024).
Dia berharap muatan local pencak silat yang ada di Tangsel bisa berjalan dengan baik. Dia optimis Cabor tersebut akan melahirkan para atlet yang berprestasi dan menjadi tuan rumah Porprov tahun 2026, dan bisa mewakili IPSI Provinsi Banten di kejuaraan-kejuaraan tingkat nasional. (Alif/Jarkasih)















